TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Polisi Kejar Begal yang Tebas Mahasiswa hingga Tangannya Putus 

Ciri-ciri pelaku belum diketahui

potretnews.com

Makassar, IDN Times - Seorang mahasiswa Imran dibegal dengan sadis di Jalan Daruk Ribandang II Kelurahan Lalatang, Kecamatan Tallo Makassar, Minggu (25/11) pukul 24.00 WITA. Pelaku pencurian dengan kekerasan ini nekat menebas tangan kiri korban hingga putus.

Kapolsek Tallo Kompol Amrin AT mengaku pelaku masih dalam penyelidikan, namun polisi belum bisa mengambil keterangan dari korban lantaran masih dirawat di Rumah Sakit Awal Bros. 

”Kalau teman korban sudah kita ambil keterangannya,” ucap Amrin, Senin (26/11).


 

Baca Juga: Wanita Muda Ditikam di Makassar, Polisi Endus Transaksi Seks Online

1. Ciri-ciri pelaku belum diketahui

potretnews.com

Hingga kini polisi masih mengejar pelaku kejahatan sadis tersebut. Sedangkan korban, kata Amrin menjalani perawatan medis karena tangannya putus ditebas parang panjang. Korban merupakan mahasiswa salah satu kampus swasta di Makassar. Pemuda 19 tahun itu dibegal saat menunggu temannya bernama Haerul di Jalan Datuk Ribandang.


 

2. Kronologi ditebasnya Imran

Menurut Amrin keterangan dari teman korban, Imran ditebas saat sampai di depan rumah Haerul. Dia menelpon agar temannya membuka pagar rumahnya. “Dia (korban) menelpon untuk memberitahu jika sudah ada di depan rumah si Haerul,” tuturnya. Tak kunjung dibuka lalu korban duduk sambil menunggu di atas motornya.

Namun tiba-tiba ia didatangi dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor membawa senjata tajam. Awalnya pelaku hanya mengancam, tapi korban mencoba melarikan diri. Kemudian pelaku mengejar korban dan langsung menebas tangannya. 

“Korban tangkis serangan itu dengan tangan, akhirnya pergelangan tangan kiri korban putus,” ucap Amrin. Pelaku pun berhasil mengambil handphone samsung J7 warna putih milik korban dan langsung kabur.

Setelah kejadian itu Haerul pun membonceng korban menuju ke rumah sakit, diperjalanan tangan yang sempat dipegang korban terjatuh di Jalan Datuk Ditiro.

“Yang menemukan pertama tangan itu Dedir tukang ojek,” tambahnya. Potongan tangan korban telah diamankan tim inafis Polrestabes Makassar. Dan polisi juga sudah memasang garis polisi di lokasi kejadian.


 

Baca Juga: Tahanan yang Potong Penisnya Batal Nikah karena Dipenjara

Berita Terkini Lainnya