TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Imam Masjid di Luwu Tewas usai Dianiaya saat Hendak Salat Subuh

Pelaku telah ditangkap

(Ilustrasi orang meninggal) IDN Times/Mia Amalia

Makassar, IDN Times - Seorang imam masjid di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel) tewas setelah diduga dianiaya oleh seseorang. Korban diketahui bernama Yusuf (71) dan merupakan seorang pensiunan guru.

Korban diduga dianiaya saat hendak melaksanakan Salat Subuh di Masjid Nurul Ikhwan, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Jumat (31/12/2021) sekitar pukul 04.30 WITA. Korban ditemukan oleh seorang jemaah yang juga hendak melaksanakan Salat Subuh di masjid tersebut. 

"Saksi tiba di masjid tersebut saat lampu masjid belum menyala," demikian keterangan Kapolres Luwu AKBP Fajar Dani Susanto.

1. Korban ditemukan dalam keadaan bersimbah darah

Ilustrasi meninggal (IDN Times/Sukma Shakti)

Jemaah tersebut pun bermaksud hendak menyalakan lampu. Lantas dia berjalan masuk menuju pintu masjid. Namun belum sempat membuka pintu, dia tiba-tiba mendengar suara laki-laki yang merintih kesakitan.

"Pada saat itu saksi kemudian menoleh ke samping dan melihat korban sudah terbaring di lantai teras masjid dalam keadaan bersimbah darah dan mengalami luka pada bagian kepala korban," kata Fajar.

2. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit

Ilustrasi meninggal (IDN Times/Mia Amalia)

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Hikmah di Belopa untuk mendapat pertolongan. Sayangnya, nyawa imam masjid tidak tertolong akibat luka parah yang dialaminya.

"Korban tidak dapat diselamatkan oleh pihak RS Hikmah sehingga korban dinyatakan meninggal dunia sekira pukul 06.10 WITA," kata Fajar.

Di TKP sendiri, polisi menemukan sebuah batu sebesar kepalan tangan orang dewasa, sepasang sandal merk ATT warna hitam dan sebuah lap kaki yang memiliki bercak darah.

Baca Juga: LBH Makassar Ungkap Kesulitan Tangani Kasus Pemerkosaan di Luwu

Berita Terkini Lainnya