Makassar, IDN Times - Suasana khas Sulawesi Selatan tiba-tiba hadir di jantung Eropa. Warna-warni pakaian adat, dentuman musik tradisional, hingga aroma kuliner khas Sulsel memenuhi sebuah gedung pertemuan di Den Haag, Belanda, Sabtu, 13 Juni 2026 lalu. Itulah potret Tudang Sipulung yang digelar Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Eropa. Sekitar 200 warga Sulawesi Selatan yang tersebar di berbagai penjuru Eropa hadir meramaikan acara ini.
Mereka datang dari berbagai negara, antara lain Prancis, Hongaria, Jerman, Swiss, Austria, Britania Raya, hingga sejumlah kota di Belanda. Jauh dari kampung halaman, tapi rasa persaudaraan tetap mengakar kuat.
