Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Warga Sudiang Makassar Diserang Geng Motor, 1 Tewas Dibacok-Dibusur
Ilustrasi garis polisi (IDN Times/Aries Rahmat)
  • Dua mahasiswa menjadi korban serangan kelompok geng motor di Sudiang, Makassar, dengan satu korban meninggal dan satu lainnya mengalami luka parah.

  • Penyerangan terjadi setelah kecelakaan saat kelompok tersebut berbalik arah dan menyerang korban menggunakan parang serta busur.

  • Polisi masih melakukan penyelidikan, sementara korban luka menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa langkah utama untuk mencegah serangan geng motor?
Vote Now
sekira pukul 02.00 Wita

Arif sedang nongkrong di Jl. Dg. Ramang. Kelompok lain sekitar 12 unit sepeda motor datang membawa parang dan busur.

Minggu tanggal (4/10/2026)

Insiden penyerangan terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan KM.19, Kelurahan Sudiang, Kota Makassar.

sekira Pukul 03.35 Wita

Penyerangan terhadap korban terjadi setelah sepeda motor yang dikendarai Arif dan sepeda motor Angga mengalami tabrakan.

Sekira Pukul 05.08 Wita

Jenazah Akmal dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan medis secara forensik.

Kini

Pihak kepolisian melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku penyerangan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa langkah utama untuk mencegah serangan geng motor?
Vote Now
  • What?
    Penyerangan terhadap dua mahasiswa menyebabkan Muh Akmal Makmur meninggal dunia dan Farel mengalami luka parah.
  • Who?
    Muh Akmal Makmur, Farel, Arif, Nizar, Angga, dan kelompok geng motor yang diduga berasal dari Kabupaten Maros.
  • Where?
    Jalan Perintis Kemerdekaan KM.19, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.
  • When?
    Minggu tanggal (4/10/2026) sekira pukul 03.35 Wita, setelah kejadian yang bermula sekira pukul 02.00 Wita.
  • Why?
    Kelompok geng motor melihat kecelakaan setelah pengejaran dan berbalik arah, kemudian menyerang korban.
  • How?
    Korban diserang menggunakan parang dan busur. Akmal meninggal di TKP, sedangkan Farel mengalami luka berat dan menjalani perawatan intensif.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa langkah utama untuk mencegah serangan geng motor?
Vote Now

Dua mahasiswa diserang kelompok geng motor di Makassar. Muh Akmal meninggal karena luka parah, sedangkan Farel masih dirawat di rumah sakit. Mereka diserang dengan parang dan busur setelah sepeda motor mereka bertabrakan. Polisi sekarang mencari orang-orang yang menyerang mereka dan sedang menyelidiki kejadian itu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa langkah utama untuk mencegah serangan geng motor?
Vote Now

Keterangan saksi dan penjelasan kepolisian membantu menyusun rangkaian kejadian secara lebih jelas, mulai dari kedatangan kelompok motor hingga evakuasi korban. Perawatan intensif terhadap Farel juga menunjukkan adanya penanganan medis setelah insiden. Penyelidikan yang sedang berjalan menjadi langkah untuk mengungkap pelaku dan memperjelas tanggung jawab atas kejadian tersebut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa langkah utama untuk mencegah serangan geng motor?
Vote Now

Makassar, IDN Times - Dua pria menjadi korban keganasan komplotan geng motor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Korban diserang dengan anak panah busur dan dibacok parang. Akibatnya, satu korban bernama Muh Akmal Makmur (24) tewas dan Farel (17) mengalami luka parah.

Insiden penyerangan itu terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan KM.19, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Minggu (4/10/2026) sekira Pukul 03.35 Wita. Berdasarkan identitas korban, keduanya merupakan mahasiswa.

1. Korban mengalami luka parah di kepala

Ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Putra F. D. Bali Mula)

Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Jafar Ahmad mengatakan korban yang meninggal dunia merupakan warga Perumnas Sudiang Jl. Mamuju, Kelurahan Laikang Kecamtan Buringkanaya, Kota Makassar.

"Korban (Akmal) mengalami luka robek pada bagian belakang kepala yang diduga akibat tebasan senjata tajam jenis parang, serta terdapat anak panah busur yang masih tertancap pada bagian kepala," kata Jafar dalam keterangan tertulisnya kepada IDN Times.

Sementara Farel, warga Jl Permata Sudiang Raya, Kelurahan Pai, Kecamtan Biringkanaya Kota Makassar mengalami luka robek pada bagian kepala dan punggung.

"Saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS dr. Tadjuddin Chalid, Kecamatan Biringkanaya," ujarnya.

2. Kronologi penyerangan geng motor

Barang bukti busur dan anak panah kejahatan geng motor dan begal di Makassar/Istimewa

Jafar menjelaskan, bahwa berdasarkan sejumlah saksi pada sekira pukul 02.00 Wita, Arif sedang nongkrong di Jl. Dg. Ramang Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya. Namun datang kelompok lain sekitar 12 unit sepeda motor dengan membawa senjata tajam, parang dan busur.

"Merespons serangan tersebut, Arif dan kawan-kawan melakukan perlawanan dan mengejar kelompok geng motor tersebut ke arah Kabupaten Maros," ungkapnya.

Setibanya di Jl. Perintis Kemerdekaan KM 19 sepeda motor yang dikendarai Arif yang berboncengan tiga bersama Nizar dan Akmal tabrakan dengan sepeda motor yang dikendarai Angga yang berboncengan dengan Farel.

3. Pelaku melihat korban kecelakaan lalu membacok

Ilustrasi parang. Barang bukti sebilah parang yang digunakan A untuk menganiaya korban. (Dok. Polsek Balikpapan Selatan)

Namun, kelompok geng motor yang diduga berasal dari Kabupaten Maros itu melihat kejadian tabrakan tersebut dan berputar balik kemudian menyerang Arif menggunakan parang dan busur. Nahas bagi Akmal dan Farel karena tidak sempat menyelamatkan diri.

Para korban menjadi sasaran amukan dan penganiayaan bersama-sama oleh kelompok geng motor dari Kabuoaten Maros hingga mengakibatkan Akmal meninggal dunia di TKP dan Farel mengalami luka berat.

"Sekira Pukul 05.08 Wita, jenazah korban Akmal dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan medis secara forensik berupa Visum Et Repertum atau otopsi," tandasnya.

Kini, pihak kepolisian melakukan penyelidikan guna mengungkap siapa pelaku penyerangan yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Sampaikan pendapatmu

Apa langkah utama untuk mencegah serangan geng motor?

See More

Curated For You

Editorial Team

Related Article