Polisi memeriksa nahkoda dan tujuh anak buah kapal (ABK) KM Nurul Salsa di ruang Unit Reskrim Polsek Pasimasunggu, Kecamatan Pasimasunggu, Kepulauan Selayar, Sabtu (18/7/2026). Dok. Polres Selayar
Didid menjelaskan, selain proses pemeriksaan, personel gabungan juga melaksanakan pendataan ulang jumlah riil penumpang dan korban dengan mencocokkan data manifest, laporan keluarga, serta identitas korban yang telah ditemukan maupun yang masih dalam pencarian.
"Hingga saat ini, operasi pencarian terhadap korban KM Nurul Salsa masih terus berlangsung dengan melibatkan Basarnas, TNI AL, Sat Polairud, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat setempat," ujarnya.
Kapolres menegaskan bahwa penanganan musibah KM Nurul Salsa dilakukan melalui dua pendekatan secara bersamaan, yakni mendukung penuh operasi kemanusiaan di lapangan serta melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab kecelakaan.
“Fokus kami saat ini adalah membantu proses pencarian korban bersama seluruh unsur SAR, sekaligus memastikan proses penyelidikan berjalan secara profesional. Kami juga terus melakukan verifikasi data korban agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,"tandasnya.