Perpanjangan Pendaftaran Ditutup, Pilkada Maros Tetap Paslon Tunggal

Makassar, IDN Times - Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan tetap bakal diikuti satu pasangan calon melawan kotak kosong. Tidak ada bakal calon lain yang mendaftar hingga penutupan perpanjangan pendaftaran bakal calon Pilkada Maros, Rabu (4/9/2024) pukul 23.59 WITA.
KPU Maros hanya menerima satu pendaftaran bakal calon atas nama Chaidir Syam-Suhartina Bohari pada Rabu 28 Agustus 2024. Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa Pilkada Maros tetap diikuti paslon tunggal melawan kotak kosong.
"Kalau untuk pendaftaran yang kita buka kemarin di tanggal 2-4 itu hasilnya nihil. Tidak ada sama sekali yang mendaftar," kata Komisioner KPU Maros Koordinator Divisi Teknis, Muhammad Salman, Kamis (5/9/2024).
1. Pendaftaran diperpanjang karena hanya satu paslon yang mendaftar

Salman mengatakan pendaftaran calon ini diperpanjang karena hanya ada satu pasangan yang mendaftar selama tahapan pendaftaran. Tahapan pendaftaran itu berlangsung selama tiga hari sejak 27-29 Agustus 2024.
Perpanjangan itu mengacu pada ketentuan Pasal 135 PKPU Nomor 10 Tahun 2024. Dalam ketentuan itu, KPU mengumumkan perpanjangan atau pembukaan kembali pendaftaran apabila hanya terdapat pasangan tunggal pada pendaftaran yang dibuka sebelumnya.
"Karena di tanggal itu hanya satu pasangan calon yang mendaftar atau dalam hal ini adalah calon tunggal, maka sesuai dengan regulasi yang kami amanahkan oleh KPU RI dan arahan dari provinsi juga maka kita melakukan perpanjangan pendaftaran," kata Salman.
2. Pilkada Maros tetap diikuti paslon tunggal melawan kotak kosong

Dengan berakhirnya masa perpanjangan pendaftaran calon maka hampir dipastikan bahwa Pilkada Maros hanya diikuti paslon tunggal. Dengan kata lain, paslon tunggal ini akan melawan kotak kosong.
Salman mengatakan berkas paslon Chaidir Syam-Suhartina Bohari masih dalam proses verifikasi administrasi. Paslon ini masih bisa berubah apabila ada persyaratan yang tidak terpenuhi berdasarkan verifikasi administrasi.
"Masih boleh berubah tetapi dalam proses pendaftaran itu sudah tidak bisa lagi mendaftar. Kalau untuk peluang kotak kosong mengarah ke sana," kata Salman.
Perpanjangan pendaftaran ini rupanya tidak mengubah keadaan. Meski begitu, dia mengaku pihaknya belum bisa menanggapi banyak perihal paslon tunggal melawan kotak kosong itu karena masih dalam proses verifikasi administrasi.
"Nanti pada saat penetapan baru kita sampaikan apakah Maros ini dalam posisi kotak kosong," kata Salman.
3. Chaidir Syam-Suhartina Bohari diusung koalisi besar 16 partai politik

Chaidir Syam-Suhartina Bohari diusung koalisi besar 16 partai politik. Parpol tersebut yakni Golkar, PAN, PDIP, NasDem, Gelora, Hanura, PPP, PKS, Perindo, Gerindra, PBB, PKB, Demokrat, PSI, Partai Buruh, dan PKN.
Dengan jumlah parpol sebanyak itu, sejak awal Pilkada Maros memang diprediksi berpotensi melawan kotak kosong. Terlebih hingga penutupan pendaftaran di KPU Maros, Kamis (29/8/2024) hingga pukul 23.59 WITA, hanya Chaidir Syam-Suhartina Bohari satu-satunya bakal pasangan calon yang mendaftar.

















