Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi. (Dok. Pemkot Makassar)
Melalui program Gerebek Stunting, Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi bersama "stakeholder" terkait rutin turun memantau kasus stunting di puskesmas. Salah satu yang dikunjungi adalah Puskesmas Antang di Jalan Antang Raya, Kecamatan Manggala, pada Sabtu (23/7/2022) lalu.
Pada kesempatan tersebut, Fatmawati menekankan pentingnya peran masyarakat khususnya keluarga dalam membantu pemerintah kota menekan angka stunting. Menurutnya, tumbuh kembang anak Kota Makassar harus menjadi perhatian serius semua pihak, karena tongkat estafet kepemimpinan nantinya ada pada mereka.
"Jadi terlalu jauh kita bercerita tentang kemajuan Kota Makassar, kalau masih ada anak-anak kita yang mengalami gizi kurang atau gizi buruk. Jadi hari ini kita sepakat saling bahu-membahu dalam penanganan stunting," ucap Fatma.
Tidak hanya itu, Fatmawati juga membagikan makanan tambahan untuk balita. Ia berharap tidak ada lagi anak yang mengalami kurang gizi, gizi buruk, atau bahkan stunting di Kecamatan Manggala.
"Data yang kita terima ada 42 anak di Puskesmas Antang yang menjadi sasaran kita karena tumbuh kembang kurang, gizinya kurang, bahkan ada yang masuk dalam kategori gizi buruk stunting," katanya.
Sementara, Kepala Puskesmas Antang Roslyna Abubakar mengatakan jumlah stunting di wilayah kerja Puskesmas Antang mencapai 42 anak.
Jumlah itu tersebar di dua kelurahan, yaitu 20 anak di Kelurahan Antang dan 22 anak di Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala.
"Ini sudah mendapatkan intervensi dari pengelola gizi Puskesmas Antang," katanya.