Makassar, IDN Times - Tim SAR gabungan masih terus berupaya mencari dan menyelamatkan korban banjir bandang yang menerjang Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel). Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani bahkan telah menetapkan status tanggap darurat selama 30 hari terhitung sejak 14 Juli 2020.
Hingga Minggu (19/7/2020), Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penananggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 36 orang meninggal dunia, 40 masih hilang, dan 58 orang luka-luka. Namun Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, memperkirakan jumlah korban meninggal masih akan meningkat.
"Sampai saat ini memang 36 orang ini yang menjadi korban jiwa. Jadi potensi kemungkinan (korban jiwa bertambah) masih bisa karena tertimbun lumpur yang mungkin akan kesulitan dalam akses untuk mencari," kata Raditya dalam konferensi pers BNPB via daring, Minggu (19/7/2020).
