Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bencana Alam di Sulsel, Banjir Jeneponto Rendam 800 Rumah
Ilustrasi. Banjir di Jeneponto, Sulsel. IDN Times/Humas BNPB

Makassar, IDN Times - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, mencatat ratusan rumah terendam banjir. Bencana tersebut dipicu hujan deras yang melanda sejak Minggu, 20 Feberuari hingga hari ini, Rabu, 23 Februari 2022.

"Estimasi rumah yang terdampak sekitar 800 unit dari lima kecamatan," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jeneponto, Syam Jaya, dalam keterangan tertulisnya kepada IDN Times, Rabu (23/2/2022).

1. Ketinggian banjir di Jeneponto mencapai 1,5 meter

Ilustrasi pengendara sepeda motor melintasi banjir. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho

Syam menyebut, lima kecamatan terdampak banjir yakni, Bangkala Barat, Bangkala Induk, Tamalatea, Bonto Ramba, dan Binamu. Ketinggian air umumnya mencapai 1,5 meter. Sebagian besar warga bertahan di tempat tinggalnya sembari menunggu air betul-betul surut.

Selain rumah warga, banjir juga merendam sejumlah infrastruktur seperti jalan raya. Di antaranya, jalan poros nasional Pakatterang, Binamu, dan jalan poros Saroanging, Tamalatea.

"Banjir dengan arus deras sempat memyebabkan kemacetan," jelas Syam.

2. Banjir menyebabkan satu korban jiwa

Proses evakuasi pemuda terseret arus sungai di Jeneponto. (Dok. Basarnas Sulsel)

Banjir di Jeneponto juga menyebabkan satu orang korban jiwa. Seorang warga terseret arus sungai saat menyeberangi jembatan di Sungai Batumopang, Kecamatan Bangkala. Peristiwa itu terjadi pada Minggu kemarin, seiring dengan hujan mengguyur kawasan setempat.

Tiga hari dalam pencarian, jasad Raki, pemuda 19 tahun itu ditemukan oleh warga Kampung Batu Leleng dan tim SAR gabungan, Rabu hari ini pukul 11.30 WITA. Korban ditemukan sekitar 19 kilometer jauhnya dari lokasi awal terseret di jembatan.

Jaya menambahkan, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) masih mendata ulang jumlah kepala keluarga terdampak pada 800 unit rumah yang terendam. BPBD juga pastikan kesiapan bila warga memilih mengungsi.

3. Di Tana Toraja hujan picu pergerakan tanah

Ilustrasi. IDN Times/Toni Kamajaya

Selain di Jeneponto, bencana hidrometeorologi lain juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Tana Toraja, Senin, 21 Februari. Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD setempat mencatat, bencana tanah bergerak dilaporkan terjadi di Lembang Rano Tengah, Kecamatan Rano.

Pergerakan tanah dipicu hujan sejak Minggu. BPBD mencatat, jumlah rumah dilaporkan terdampak awalnya tujuh unit. Rumah dihuni 11 KK. Pascakejadian, petugas kembali menerima laporan bahwa rumah terdampak bertambah jadi 11. Total keseluruhan warga terdampak mencapai 46 jiwa.

Bencana membuat material rumah mereka retak. Selain itu, jalan dan jembatan desa juga rusak. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, korban sempat diungsikan di lokasi aman.

4. BPBD Sulsel belum mengetahui bencana banjir di daerahnya

Pengungsi korban banjir di Kecamatan Manggala, Makassar. IDN Times/Sahrul Ramadan

Di Makassar, banjir kembali merendam pemukiman warga di Blok 10 Perumnas Antang, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala. Warga mulai mengungsi sejak Selasa, 22 Februari di Masjid Jabal Nur. Lokasi ini biasanya digunakan sebagai tempat pengungsian sementara.

Sejak Selasa, warga mengungsi berjumlah 77 jiwa. Pemerintah kecamatan setempat berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk pemenuhan bantuan. "Kami koordinasi terus sama Pak Kalak (BPBD), Dinsos, dan Dinas Pemadam," kata Camat Manggala, Andi Fadli.

Bencana banjir juga dilaporkan terjadi di beberapa daerah lain di Sulsel. Beberapa di antaranya seperti Kabupaten Gowa, Maros dan Pangkep. Namun BPBD Sulsel mengaku belum mendapatkan informasi soal kejadian bencana di daerahnya.

"Hasil koordinasi BPBD Gowa, Pangkep, Jeneponto tidak ada kejadian banjir, mereka (petugas) hanya siap siaga di kantor masing-masing," singkat Kepala BPBD Sulsel Muhammad Firda dalam keterangan tertulisnya saat dikonfirmasi terpisah Rabu petang.

Editorial Team

Related Article