Arus Lebaran 2026, Penumpang Bandara Hasanuddin Tembus 525 Ribu Orang

- Bandara Internasional Sultan Hasanuddin melayani 525.938 penumpang selama periode Posko Angkutan Lebaran 13–28 Maret 2026, dengan total 3.977 pergerakan pesawat.
- Puncak arus balik terjadi pada 28 Maret 2026 dengan 41.387 penumpang dan 283 pergerakan pesawat dalam sehari, menjadi trafik tertinggi selama masa Lebaran.
- Trafik Angkutan Lebaran naik sekitar 14 persen dibanding tahun lalu, didukung kolaborasi antara bandara, maskapai, regulator, dan instansi terkait untuk menjaga kelancaran operasional.
Makassar, IDN Times - Bandara Internasional Sultan Hasanuddin mencatat lonjakan signifikan pergerakan penumpang selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Hingga 28 Maret 2026, total penumpang yang dilayani mencapai 525.938 orang atau lebih dari setengah juta penumpang.
Angka tersebut merupakan akumulasi selama periode Posko Angkutan Lebaran yang berlangsung sejak 13 hingga 28 Maret 2026. Tingginya mobilitas ini juga diiringi dengan 3.977 pergerakan pesawat.
1. Puncak arus balik capai 41 ribu penumpang sehari

Puncak arus balik terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026, dengan jumlah penumpang mencapai 41.387 orang dalam satu hari. Pada hari yang sama, tercatat 283 pergerakan pesawat.
“Angka ini menjadi trafik harian tertinggi selama periode Posko Angkutan Lebaran 2026,” ujar Branch Communication & CSR Department Head Bandara Sultan Hasanuddin, Fascal Ramadhan, Minggu (29/3/2026).
General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, mengatakan lonjakan penumpang pada arus balik sebenarnya telah diprediksi sejak awal.
“Kami memastikan seluruh kesiapan operasional berjalan dengan baik untuk mengakomodasi tingginya mobilitas tersebut,” katanya dalam keterangan yang dikutip, Senin (30/3/2026).
2. Tercatat 3.884 pergerakan pesawat

Secara komposisi, pergerakan penumpang masih didominasi penerbangan domestik sebanyak 509.605 orang dengan 3.884 pergerakan pesawat. Sementara itu, penumpang internasional tercatat 16.333 orang dengan 93 pergerakan pesawat.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, maskapai mengoperasikan 86 penerbangan tambahan atau extra flight. Rute terpadat selama periode ini meliputi Jakarta, Surabaya, dan Kendari.
3. Trafik naik 14 persen dibanding tahun lalu

Selain lonjakan jumlah penumpang, trafik Angkutan Lebaran tahun ini juga mengalami pertumbuhan sekitar 14 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Minggus menyebut kelancaran operasional selama arus mudik dan balik tidak lepas dari sinergi berbagai pihak di bandara, mulai dari maskapai, regulator, hingga instansi terkait.
“Kami memperkuat kolaborasi dengan maskapai, regulator, serta instansi terkait agar dinamika operasional dapat diantisipasi dan ditangani cepat,” ujarnya.
Pihak bandara memastikan layanan akan tetap berjalan optimal hingga akhir periode Angkutan Lebaran 2026, dengan fokus pada aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang.


















