Makassar, IDN Times – Budaya merantau telah lama melekat pada masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel), khususnya suku Bugis, Makassar, dan Toraja. Dengan semangat siri’ na pacce, keberanian, serta etos kerja tinggi, orang Sulsel dikenal adaptif dalam menjelajah wilayah baru demi membuka peluang ekonomi dan memperluas jaringan usaha.
Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Profil Migran Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2024 mencatat, dari jumlah penduduk Sulawesi Selatan sebanyak 9.423.832 jiwa, sebanyak 13,3 persen merupakan migran seumur hidup ke luar provinsi. Artinya, sekitar 1 dari 8 orang Sulsel kini menetap dan berkarya di daerah lain.
