TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

HPN 2022: Gubernur Sultra Titip Isu Lokalitas di Media Massa

Konvensi nasional media massa jadi rangkaian HPN 2022

Pengunjung berfoto di maskot dan logo peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2022 di areal MTQ Square, Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (6/2/2022). (ANTARA FOTO/Jojon)

Makassar, IDN Times - Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh membuka Konvensi Nasional Media Massa, Senin (7/2/2022), sebagai rangkaian Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 di Kendari, Sulawesi Tenggara.

HPN 2022 yang digelar dengan tema "Membangun Kedaulatan Nasional di Tengah Gelombang Digitalisasi Global" dihadiri  para pemimpin media massa se-Indonesia.

Muhammad Nuh, pada sambutannya, mengimbau para praktisi pers agar beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang cepat. Dia menyinggung fenomena munculnya metaverse.

"Teknologi itu bisa menjadi pembimbing kita dalam mengikuti perubahan-perubahan yang ada," kata Nuh, Senin.

Baca Juga: Dewan Pers: Indeks Kemerdekaan Pers Papua di 2021 Terbilang Rendah

1. Pers bisa memanfaatkan kemajuan pesat teknologi

Ketua Dewan Pers M Nuh, IDN Times/Umi Kalsum

Mohammad Nuh mengatakan, teknologi merupakan aspek dalam kehidupan manusia yang paling cepat berubah. Manusia pun dituntut beradaptasi dengan cepat, termasuk insan pers.

Media massa, kata Nuh, bisa memanfaatkan perkembangan teknologi untuk bertahan. Apalagi saat ini pertumbuhan media daring yang memanfaatkan ruang siber bertumbuh luar biasa.

"Paling tidak, kita memasuki hybrid, yaitu kombinasi antara ruang fisik dan siber," ucap Nuh.

2. Media massa bertanggung jawab atas konten mendidik

Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (IDN Times/Galih Persiana)

Wakil Presiden Ma'ruf Amin, sebagai pembicara kunci, mengingatkan media massa agar menyajikan konten mendidik. Media semestinya mampu mengajak masyarakat bijak menggunakan media sosial.

"Melek teknologi digital adalah keharusan, termasuk bijak bermedia sosial. Media massa harus membantu menyediakan konten-konten mendidik untuk tujuan tersebut," kata Wapres.

Wapres mengingatkan bahwa pemanfaatan teknologi digital menjadi hal yang tidak dapat dihindari, sehingga masyarakat harus dapat menguasai teknologi tersebut supaya tidak tertinggal dari kemajuan global.

"Penggunaan teknologi digital saat ini adalah sebuah keniscayaan. Kita harus mampu mengarungi dunia digital ini agar tidak tertinggal dari bangsa-bangsa lain," ucapnya.

Baca Juga: Hari Pers 2022, Jalan Panjang Lahirkan Good Journalism

Berita Terkini Lainnya