Klappertaart merupakan salah satu hidangan penutup khas Manado yang memiliki cita rasa manis dan tekstur lembut. Terbuat dari kelapa muda yang dipadukan dengan susu, mentega, telur, serta berbagai bahan pelengkap, makanan ini menjadi salah satu ikon kuliner Sulawesi Utara yang banyak diburu wisatawan. Nama klappertaart sendiri berasal dari bahasa Belanda, yaitu klapper yang berarti kelapa dan taart yang berarti kue.
Di balik rasanya yang lezat, klappertaart menyimpan sejarah panjang yang tidak lepas dari masa kolonial Belanda di Indonesia. Hidangan ini menjadi bukti bagaimana pertemuan budaya Eropa dan kekayaan bahan pangan lokal melahirkan kuliner yang tetap bertahan hingga sekarang. Berikut lima fakta sejarah klappertaart khas Manado yang menarik untuk diketahui.