Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Superco Perluas Pembinaan Sepak Bola Usia Dini di Indonesia Timur
Khong Guan memperluas program pembinaan sepak bola usia dini ke luar Pulau Jawa melalui Khong Guan Superco Supercamp Superfest 2026 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. (Dok. Istimewa)
  • Superco menggelar Superfest 2026 di Makassar, pertama kalinya program Sejuta Bola berlangsung di luar Jawa, melibatkan 720 pemain dari 36 SSB di enam provinsi.
  • Pencarian bakat dilakukan melalui roadshow 15 sekolah, coaching clinic, kampanye digital, serta seleksi daerah; sekitar 15 ribu anak dijangkau dan 25 pemain terpilih.
  • Dari 25 peserta Supercamp, 15 pemain masuk Superco Superteam KU-12 setelah pelatihan pelatih berlisensi; program menekankan pemerataan pembinaan dan berencana dievaluasi untuk kota lain.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Lapangan Sepak Bola Telkom Makassar dipenuhi ratusan pemain sepak bola usia dini dari berbagai daerah, Minggu (4/10/2026). Mereka bukan hanya datang untuk bertanding, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperluas pencarian dan pembinaan talenta sepak bola dari Pulau Jawa hingga Indonesia Timur.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Khong Guan Superco Supercamp Superfest 2026 yang memasuki tahun kelima. Tahun ini, untuk pertama kalinya program "Sejuta Bola Superco untuk Indonesia" digelar di luar Pulau Jawa dengan Makassar sebagai tuan rumah, melibatkan 720 pemain dari 36 sekolah sepak bola (SSB) di enam provinsi.

1. Makassar dipilih untuk menjangkau talenta di Indonesia Timur

Khong Guan memperluas program pembinaan sepak bola usia dini ke luar Pulau Jawa melalui Khong Guan Superco Supercamp Superfest 2026 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. (Dok. Istimewa)

Marketing Manager Khong Guan Group, Tenne Gunawan, mengatakan perluasan program ke Makassar merupakan bagian dari upaya perusahaan memberikan kesempatan pembinaan kepada lebih banyak anak di daerah. Selama empat tahun sebelumnya, program tersebut berlangsung di sejumlah wilayah Pulau Jawa, mulai Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Jawa Timur.

"Sebagai perusahaan yang sudah menjadi bagian dari keluarga Indonesia lebih dari 50 tahun, Khong Guan ingin hadir tidak hanya lewat produk, tapi juga membawa nilai positif bagi tumbuh kembang generasi muda," kata Tenne dalam sesi pembukaan kegiatan.

Menurut Tenne, olahraga dipilih sebagai salah satu sarana untuk mendukung tumbuh kembang anak. Sepak bola tidak hanya dipandang sebagai kompetisi, tetapi juga ruang untuk membangun kedisiplinan, kerja keras, sportivitas, dan mental anak sejak usia dini.

"Nilai utamanya adalah kedisiplinan, kerja keras, dan sportivitas. Sepak bola bukan cuma soal menang atau kalah, tapi wadah pembentukan mental," ujarnya.

Tenne mengatakan Sulawesi dipilih karena memiliki potensi talenta sepak bola yang besar sekaligus antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap olahraga tersebut. Karena itu, Makassar dinilai menjadi titik yang tepat untuk membawa program Superco keluar dari Pulau Jawa.

Puncak rangkaian Superco Supercamp Superfest 2026 berlangsung dalam format one day tournament. Sebanyak 36 SSB membawa pemain usia dini dari enam provinsi untuk berkompetisi dalam ajang tersebut. Anak-anak tidak hanya memperoleh pengalaman kompetisi, tetapi juga kesempatan mendapatkan pembinaan langsung dari pelatih dan mengenal lingkungan sepak bola yang lebih kompetitif.

2. Menyaring 15 ribu anak untuk mencari talenta

Marketing Manager Khong Guan Group, Tenne Gunawan. (Dok. Istimewa)

Perluasan program tersebut tidak dimulai ketika turnamen digelar. Sebelum Superfest, tim Superco lebih dulu melakukan pencarian bakat melalui rangkaian school to school, coaching clinic, kampanye digital, serta seleksi di sejumlah daerah.

Brand Manager Khong Guan, Irfan Hidayatul Fazri, mengatakan pencarian bakat dilakukan di 15 sekolah. Dari rangkaian tersebut, sekitar 15 ribu anak dijangkau untuk menemukan pemain yang dinilai memiliki potensi.

"Dari program roadshow di 15 sekolah, kami menjangkau sekitar 15 ribu anak untuk mencari potensi terbaik," kata Irfan dalam konferensi pers di Hotel Claro Makassar, Minggu (4/10/2026).

Pencarian kemudian diperluas melalui kampanye digital. Superco membuka tantangan di media sosial agar anak-anak dapat menunjukkan kemampuan dan keterampilan mereka dalam bermain sepak bola.

Dari seluruh proses tersebut, terkumpul 25 pemain muda. Sebanyak 15 pemain berasal dari scouting sekolah, lima pemain dari kampanye digital, dan lima lainnya dari seleksi di Palu dan Kendari.

3. Dari 25 pemain diseleksi menjadi 15 Superteam

Khong Guan memperluas program pembinaan sepak bola usia dini ke luar Pulau Jawa melalui Khong Guan Superco Supercamp Superfest 2026 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. (Dok. Istimewa)

Dua puluh lima pemain yang terjaring kemudian mengikuti Superco Supercamp. Tahap ini menjadi pembinaan lanjutan sekaligus seleksi untuk menentukan pemain yang akan masuk ke Superco Superteam.

Mereka mendapatkan coaching clinic dan pelatihan dari tim pelatih yang memiliki pengalaman serta lisensi di sepak bola. Dari 25 pemain tersebut, 15 pemain akhirnya dipilih untuk memperkuat Superco Superteam di kategori KU-12 Superfest.

Irfan mengatakan rangkaian tersebut diharapkan menjadi pintu awal bagi pemain muda untuk mengenal pembinaan sepak bola yang lebih terarah. Peserta juga memperoleh sertifikat sebagai bagian dari rekam jejak pembinaan mereka.

"Melalui event ini, kami berharap dapat membuka pintu awal bagi anak-anak untuk menggapai impian mereka di dunia sepak bola. Mereka tidak hanya bertanding, tetapi juga mendapat pembinaan langsung dari para pelatih berlisensi dan berpengalaman di level profesional," ujar Irfan.

Setelah melewati proses pencarian bakat tersebut, para pemain Superteam kemudian bergabung dengan ratusan pemain lain dalam Superfest. Total 720 pemain dari 36 SSB ambil bagian dalam turnamen yang berasal dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat.

4. Indriyanto soroti pemerataan pembinaan

Khong Guan memperluas program pembinaan sepak bola usia dini ke luar Pulau Jawa melalui Khong Guan Superco Supercamp Superfest 2026 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. (Dok. Istimewa)

Mantan pesepak bola nasional, Indriyanto Nugroho, yang terlibat sebagai coach dalam program Superco Supercamp, menilai persoalan sepak bola usia dini di Indonesia bukan semata soal mencari pemain berbakat.

Menurutnya, Indonesia memiliki banyak anak dengan kemampuan sepak bola yang bisa dikembangkan. Tantangannya adalah memastikan mereka mendapatkan kesempatan berlatih dan bertanding secara konsisten, termasuk anak-anak yang berada jauh dari pusat pembinaan sepak bola.

"Sepak bola itu gampang-gampang susah. Kuncinya ada pada konsistensi dari seluruh stakeholder, termasuk federasi dan pihak swasta," ujar Indriyanto.

Ia mengapresiasi konsistensi Superco yang dalam beberapa tahun terakhir mendatangi sejumlah daerah untuk mencari pemain muda. Indriyanto menyebut keterlibatannya dalam program tersebut sudah tiga kali dan melihat antusiasme anak-anak Makassar cukup tinggi.

"Saya sangat mengapresiasi konsistensi Superco yang terus berkomitmen turun ke daerah-daerah mencari bibit muda. Ini sudah ketiga kalinya saya terlibat bersama Superco, dan antusiasme anak-anak di Makassar sungguh luar biasa," katanya.

5. Program diperluas ke kota-kota lain

Khong Guan memperluas program pembinaan sepak bola usia dini ke luar Pulau Jawa melalui Khong Guan Superco Supercamp Superfest 2026 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. (Dok. Istimewa)

Selain pertandingan, peserta Superco Superfest mendapatkan coaching clinic dan sertifikat sebagai bagian dari rekam jejak pembinaan mereka. Program juga menghadirkan pemain PSM Makassar sekaligus Timnas U-20 Indonesia, Mufli Hidayat, sebagai sosok yang dekat dengan ekosistem sepak bola lokal. Kehadiran pemain profesional dan pelatih berpengalaman menjadi bagian dari upaya memperkenalkan lingkungan sepak bola kompetitif kepada pemain usia dini.

Bagi Khong Guan, Superfest di Makassar menjadi bagian dari evaluasi untuk menentukan langkah program berikutnya. Irfan mengatakan perusahaan berharap dapat terus mendukung perkembangan sepak bola usia dini dengan membawa program serupa ke kota-kota lain.

"Kami akan mengevaluasi pelaksanaan tahun ini untuk terus menghadirkan pengalaman yang lebih seru, inspiratif, dan berkesan di kota-kota berikutnya," ujar Irfan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article