Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Imbang Lawan Borneo FC, Pelatih PSM Kembali Kritik Kinerja Wasit

Imbang Lawan Borneo FC, Pelatih PSM Kembali Kritik Kinerja Wasit
Pesepak bola Borneo FC Samarinda Gabriel Furtado (kiri) berebut bola dengan pesepak bola PSM Makassar Victor Dethan (kanan) saat pertandingan Liga 1 2024/2025 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (18/4/2025). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.

Makassar, IDN Times - Pelatih kepala PSM Makassar, Bernardo Tavares, kembali mengkritik kinerja wasit. Ini ia lakukan selepas laga pekan ke-29 BRI Liga 1 2024/2025 kontra Borneo FC yang berlangsung di Stadion Segiri Samarinda, Jumat sore (18/4/2025). Beberapa insiden disebutnya luput dari perhatian korps pengadil.

"Saya senang dengan performa yang ditunjukkan pemain-pemain. Tapi saya tidak senang hasil yang kita dapat karena banyak kesalahan yang dilakukan oleh wasit," ungkap pelatih asal Portugal tersebut di hadapan para awak media. Meski berjalan seru, duel tersebut berakhir dengan skor sama kuat 1-1.

1. Wasit Sance Lawita dikritik karena ada dua insiden pelanggaran yang luput dari hukuman

Wasit Sance Lawita (kanan) memastikan kondisi dari penjaga gawang PSM Makassar M. Reza Arya Pratama (kiri) saat melawan Borneo FC Samarinda dalam pertandingan Liga 1 2024/2025 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (18/4/2025). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.
Wasit Sance Lawita (kanan) memastikan kondisi dari penjaga gawang PSM Makassar M. Reza Arya Pratama (kiri) saat melawan Borneo FC Samarinda dalam pertandingan Liga 1 2024/2025 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (18/4/2025). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.

Insiden pertama yang dianggap Tavares merugikan timnya terjadi pada menit ke-35. Saat sedang berjibaku mengawal Nermin Haljeta, bola mengenai tangan bek Gabriel Furtado dan berhenti bergulir sebelum disapu. Wasit Sance Lawita sempat lakukan VAR checking, tapi dianggap bukan penalti.

Insiden kedua terjadi saat Daisuke Sakai dilanggar oleh bek Christophe Nduwarugira pada menit ke-51, dan tak ada kartu keluar dari saku wait. Penalti baru diberikan usai kaki Mariano Peralta membentur Joao "Balotelli" Pereira dalam situasi kemelut saat laga berusia 74 menit. Tapi, VAR checking baru dilakukan dua menit setelah insiden.

Eksekusi duabelas pas ditunaikan dengan sempurna oleh Yuran Fernandes pada menit ke-79. Gol tersebut samakan kedudukan menjadi 1-1, usai gol tuan rumah yang dicetak lewat Habibie Jusuf pada babak pertama.

2. PSM Makassar bermain lebih agresif ketimbang tim tuan rumah

Pesepak bola Borneo FC Samarinda Gabriel Furtado (kiri) terjatuh saat berebut bola dengan pesepak bola PSM Makassar Victor Luiz (kanan) saat pertandingan Liga 1 2024/2025 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (18/4/2025). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.
Pesepak bola Borneo FC Samarinda Gabriel Furtado (kiri) terjatuh saat berebut bola dengan pesepak bola PSM Makassar Victor Luiz (kanan) saat pertandingan Liga 1 2024/2025 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (18/4/2025). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.

Kendati demikian, Tavares tetap memuji perjuangan anak asuhnya. Satu poin di Segiri yang selalu menjadi momok memperbaiki catatan tandang Juku Eja ke arena berkapasitas 12 ribu penonton tersebut. Tak lupa, tren positif pun bisa dipertahankan sekaligus menjaga kans merangsek ke empat besar.

"Kami menjalani pertandingan ini dengan baik. Kedua tim masing-masing memiliki peluang, tapi PSM memiliki banyak peluang ketimbang Borneo FC," ujarnya tentang jalannya duel tersebut.

Dalam statistik yang dihimpun, PSM berhasil catatkan 4 tembakan ke gawang dari total 11 peluang. Sedangkan untuk tim tuan rumah, meski mendominasi penguasaan bola, hanya ada 3 shot on target yang diciptakan anak asuh Joaquin Gomez dari 7 tembakan.

3. Selanjutnya, Juku Eja akan menjamu Bali United pada Jumat 25 April mendatang

Pesepak bola Borneo FC Samarinda Habibi A. Jusuf (kanan) berebut bola dengan pesepak bola PSM Makassar Yuran Fernandes (kiri) saat pertandingan Liga 1 2024/2025 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (18/4/2025). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.
Pesepak bola Borneo FC Samarinda Habibi A. Jusuf (kanan) berebut bola dengan pesepak bola PSM Makassar Yuran Fernandes (kiri) saat pertandingan Liga 1 2024/2025 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (18/4/2025). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.

Sementara itu, penyerang muda Ricky Pratama menyebut timnya sudah berusaha maksimal. Ia berjanji akan menebus hasil imbang ini dalam duel berikutnya melawan Bali United.

"Kami sudah bermain sesuai instruksi dari pelatih, pertandingan dengan intensitas tinggi, kita memiliki banyak peluang. Dan untuk kedepannya, pasti kita akan berusaha lebih baik lagi," ungkap jebolan Akademi PSM tersebut di kesempatan yang sama.

Satu poin di Segiri membuat PSM naik ke peringkat 5 klasemen sementara dengan perolehan 44 poin. Selanjutnya, mereka akan menjamu Serdadu Tridatu dalam partai pekan ke-30 BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion B.J. Habibie Parepare, Jumat pekan depan (25/4/2025).

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest Sport Sulawesi Selatan

See More

Resmi! Unggul Head-to-Head atas Persis, PSM Lolos dari Degradasi

10 Mei 2026, 13:08 WIBSport