Meraba Kans PSM Makassar Finis sebagai Runner-Up Liga 1

Makassar, IDN Times - BRI Liga 1 2024/2025 memasuki fase akhir. Kompetisi tersebut kini menyisakan lima laga yang harus dijalani oleh PSM Makassar dan tim-tim lainnya. Perhatian tertuju pada persaingan ketat di papan atas, terutama perebutan posisi runner-up yang kini diduduki Dewa United dengan koleksi 50 poin.
Terpental dari perburuan gelar juara, finis di urutan kedua kini menjadi misi relaistis untuk Juku Eja. Tak hanya soal gengsi, tapi juga menjadi cara untuk tampil di AFC Challenge League musim depan. Saat ini, PSM duduki peringkat 6 dengan perolehan 43 poin, terpaut 7 angka dari tim asuhan Jan Olde Riekerink.
1. PSM Makassar terpaut 7 poin dari runner-up klasemen sementara yakni Dewa United

Tantangan PSM kini memang terbilang berat, tapi kans untuk lolos ke kompetisi Asia tersebut masih terbuka. Dengan potensi maksimal 15 poin tambahan dari lima laga sisa, Yuran Fernandes dan kawan-kawan dapat mengumpulkan hingga 58 poin. Angka ini menjadi target krusial untuk melampaui perolehan Dewa United.
Namun, nasib PSM tak hanya ditentukan oleh performa mereka sendiri, sebab Dewa United harus terpeleset di pekan-pekan terakhir. Skenario idealnya, Banten Warriors hanya mampu meraih maksimal empat atau lima poin dari lima pertandingan terakhir, yang berarti minimal dua atau tiga kekalahan dan maksimal dua hasil imbang. Sedangkan PSM wajib tampil konsisten dan memenangkan minimal empat dari lima laga tersisa.
2. Beberapa tim juga ramaikan perebutan tiket ke AFC Challenge League, salah satunya Persebaya

Di sisi lain, tim-tim seperti Persebaya Surabaya, Persija Jakarta dan Malut United juga berpotensi memberi kejutan. Karena itu, PSM tak hanya fokus mengejar selisih poin dengan Dewa United, tapi juga mewaspadai pergerakan para pesaing. Persaingan semakin sengit lantaran PSM akan berjumpa Malut United di pekan ke-32.
Tak pelak, analisis poin head-to-head antar tim juga akan sangat menentukan. Meski skenario ini belum pasti, hasil pertandingan PSM dengan para rival di putaran pertama jadi penentu. Selain itu, turut pula selisih gol sebagai tiebreaker. Yang diperlukan PSM saat ini tidak hanya menang, tapi juga berupaya mencetak banyak gol. Hingga pekan ke-28, selisih gol PSM tercatat mencapai +11, sedangkan Dewa United adalah +25.
3. Dukungan suporter Pasukan Ramang pada sisa kompetisi ikut menjadi hal krusial

Hadapi persaingan yang ketat di sisa kompetisi, tantangan PSM memang tidak mudah. Tapi, sang pelatih kepala yakni Bernardo Tavares menekankan pentingnya dukungan para suporter sebagai tambahan motivasi para pemain dalam setiap pertandingan. Apalagi timnya sudah tak lagi berstatus sebagai musafir.
"Di pertandingan kandang selanjutnya, jika suporter kembali membuat atmosfer seperti hari ini, para pemain akan menunjukkan sikap yang sama," ungkap pelatih asal Portugal tersebut dalam jumpa pers selepas laga pekan ke-28 BRI Liga 1 2024/2024 melawan Semen Padang di Stadion B.J. Habibie Parepare, Kamis lalu (10/4/2025).
Selanjutnya, Pasukan Ramang akan melawat ke Stadion Segiri Samarinda, markas Borneo FC. Duel seru ini berlangsung pada hari Jumat mendatang (18/4/2025).



















