Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Masalah Serangan PSM: Raja Sepak Pojok tapi Masih Kurang Efektif

PSM Makassar versus Malut United di musim 2025/2026.
Kiper Malut United Alan Bernardon (kanan) menahan bola tendangan pesepak bola PSM Makassar Fahrul Aditya (kiri) pada pertandingan BRI Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Minggu (21/12/2025). ANTARA FOTO/Hasrul Said/bar

Makassar, IDN Times - Putaran pertama BRI Super League 2025/2026 menyisakan banyak catatan untuk PSM Makassar. Pasukan Ramang menjelma sebagai tim paling agresif dalam memaksa lawan melakukan penyelamatan di area tepi lapangan.

Statistik mencatat PSM sebagai "Raja Sepak Pojok" dengan koleksi 108 tendangan sudut, tertinggi di antara seluruh kontestan liga. Capaian ini melampaui tim-tim besar lainnya seperti Persija Jakarta (104), Bali United (102), Persebaya Surabaya (96), dan Malut United (95).

1. PSM mendapat 108 sepak pojok pada putaran pertama, terbanyak di Super League

PSM Makassar versus Persebaya Surabaya di BRI Super League 2025/2026.
Aksi pemain PSM Makassar, Gledson Paixao (tengah), dalam laga tunda pekan ke-4 BRI Super League 2025/2026 melawan Persebaya Surabaya di Stadion B.J. Habibie Parepare pada 6 Desember 2025. (Dok. Ofisial PSM Makassar/Agung Dewantara)

Angka ini menunjukkan bahwa serangan sayap PSM sangat aktif membombardir pertahanan lawan hingga membuahkan banyak situasi sepak pojok. Tapi, peluang melimpah dari sudut justru berbanding terbalik dengan hasil akhir didapat.

PSM mengalami krisis efektivitas di mulut gawang. Dari total 74 tembakan ke gawang yang dilesakkan (tertinggi ke-9 di liga), Juku Eja hanya mampu mengonversinya menjadi 21 gol. Rendahnya rasio konversi peluang ini menjadi alasan utama mengapa posisi PSM di klasemen kembali merosot pada pengujung putaran kedua

2. Rasio sepak pojok yang lahirkan gol masih jauh dari kata memuaskan

Dewa United versus PSM Makassar di musim 2025/2026.
Salah satu momen laga pekan ke-12 BRI Super League 2025/2026 antara Dewa United melawan PSM Makassar yang berlangsung di Banten International Stadium Kab. Serang pada 9 November 2025. (Dok. Ofisial PSM Makassar/Agung Dewantara)

Ketimpangan semakin terlihat jika membedah asal-muasal gol. Mayoritas gol PSM lahir melalui skema open play dengan sumbangan 17 gol dari total 21 gol. Kreativitas serangan dalam permainan terbuka sebenarnya berjalan cukup baik. Tapi, justru pada situasi bola mati, PSM tampak sangat tumpul.

Meski memimpin statistik sepak pojok, PSM hanya mampu mencetak 1 gol dari corner kick. Padahal, dengan 108 kali percobaan, area ini seharusnya menjadi tambang gol bagi pemain-pemain berpostur tinggi seperti Yuran Fernandes atau Aloisio Soares. Selain itu, sumbangan dari situasi bola mati lainnya juga tergolong minim, yakni 2 gol penalti dan 1 gol tendangan bebas.

3. Konsistensi manfaatkan peluang menjadi hal krusial Juku Eja di putaran kedua

PSM Makassar versus PSBS Biak di BRI Super League 2025/2026.
Pemain PSM Makassar, Alex Tanque (kiri) dan Lucas Dias (kanan), merayakan gol ke gawang PSBS BIak dalam laga pekan ke-13 BRI Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion BJ Habibie Parepare pada 21 November 2025. (Dok. Ofisial PSM Makassar/Agung Dewantara)

Kesenjangan statistik menjadi pekerjaan rumah terbesar untuk pelatih kepala Tomas Trucha memasuki putaran kedua. Strategi tim yang mampu menekan hingga menghasilkan banyak sepak pojok sudah tepat secara alur serangan. Tapi penyelesaian akhir di dalam kotak penalti masih perlu pembenahan.

Konsistensi memanfaatkan peluang, entah dari bola mati atau open play, jelas menjadi kunci bagi Yuran Fernandes dan kawan-kawan untuk bangkit di putaran kedua. Terlebih mereka memiliki target finis sebagai penghuni lima besar papan atas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest Sport Sulawesi Selatan

See More

Masalah Serangan PSM: Raja Sepak Pojok tapi Masih Kurang Efektif

14 Jan 2026, 19:03 WIBSport