TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Cuaca Ekstrem, 4 Penerbangan di Bandara Makassar Dialihkan

Pilot terkendala angin kencang, dan jarak pandang terbatas

Ilustrasi bandara. (IDN Times/Arief Rahmat)

Makassar, IDN Times - Hujan lebat disertai angin kencang di Kota Makassar, Minggu (12/1) berdampak pada transportasi penerbangan. Akibat cuaca ekstrem, setidaknya empat penerbangan pesawat dari dan ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dialihkan.

Hujan melanda sebagian wilayah Kota Makassar dan sekitarnya sejak Sabtu (11/1) malam. Intensitasnya masih cenderung sedang dan lebat, hingga berita dihimpun Minggu (12/1) pukul 16.30 Wita. Dampak cuaca ekstrem terhadap penerbangan pesawat diinformasikan Airnav Indonesia Cabang Utama Makassar Air Traffic Service Center (MATSC). Pilot memilih mengalihkan penerbangan setelah berkoordinasi dengan operator.

"Mereka holding dikarenakan angin kencang dan jarak pandang rendah. Semoga dalam waktu dekat cuaca membaik ya," kata Yuyun Nugraha, Pelaksana Harian Deputi Perencanaan dan Evaluasi Operasi MATSC, saat dikonfirmasi, Minggu (12/1).

1. Tiga pesawat tujuan Makassar dialihkan ke bandara terdekat

IDNTimes/Abdurrahman

Yuyun menyebutkan, setidaknya tiga pesawat tujuan Makassar batal mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin. Pesawat dialihkan ke bandara terdekat, sembari menunggu kondisi di Bandara Sultan Hasanuddin memungkinkan untuk pendaratan.

Pesawat yang dialihkan, masing-masing milik maskapai Garuda Indonesia, Lion Air, dan Batik Air.

"Dua pesawat tujuan Makassar dialihkan ke Balikpapan, satu lagi dialihkan ke Kendari," kata Yuyun.

Baca Juga: Jalur Pendakian Gunung Bulusaraung Sulsel Ditutup Akibat Cuaca Ekstrem

2. Satu pesawat Wings Air kembali ke Makassar

Wings Air. IDN Times/Hana Adi Perdana

Selain pengalihan pesawat, cuaca ekstrem juga membuat satu penerbangan dari Makassar batal ke bandara tujuan. Tidak disebutkan waktunya, pesawat Wings Air rute Makassar-Selayar kembali ke Bandara Sultan Hasanuddin.

Pesawat tujuan Selayar sempat mengudara, sebelum kembali ke bandara asal. Dalam dunia penerbangan, ini disebut return to base (RTB).

"Jadi, ada tiga pesawat dialihkan, dan satu RTB," ucap Yuyun.

Baca Juga: Nurdin Abdullah Imbau Masyarakat Sulsel Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem

Berita Terkini Lainnya