Ilustrasi tenggelam (IDN Times/Agung Sedana)
Usai menerima laporan, tim SAR gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pencarian. Proses pencarian dilakukan dengan menyisir perairan sekitar menggunakan perahu karet serta peralatan pendukung lainnya.
"Saat ini telah dilakukan pencarian menggunakan perahu karet," tambah Hasbullah.
Sementara itu, Kepala Desa Ara, Amiruddin, mengatakan hingga Minggu malam korban masih belum ditemukan.
"Korban belum ditemukan," ujarnya.
Amiruddin mengakui fasilitas keselamatan di lokasi wisata tersebut masih sangat terbatas. Menurutnya, memang tersedia pelampung, namun tidak sempat digunakan saat kejadian karena situasi panik.
"Pelampung ada, tetapi saat kejadian tidak ada yang mengambil karena panik," katanya.
Ia juga mengungkapkan tidak ada warga maupun pihak pengelola yang berani turun melakukan penyelamatan ketika korban masih terlihat berjuang di tengah ombak.
"Memang tidak ada yang turun karena takut. Arusnya sangat deras," tutupnya.