Manado, IDN Times - Sejumlah wilayah di Sulawesi Utara mengalami cuaca ekstrem sejak Rabu, 27 Mei 2026 malam. Menurut Stasiun Meterorologi Sam Ratulangi Manado Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hal ini disebabkan adanya Siklon Tropis Jangmi.
"Siklon Tropis Jangmi ini di Samudera Pasifik sebelah timur Filipina bagian utara Papua menyebabkan terbentuknya daerah konvergensi dan belokan angin di wilayah Sulut," ujar Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, Kamis (28/5/2026).
Selain itu, adanya Madden Julian Oscillation (MJO) yang aktif secara spasial, gelombang Rossby Equatorial, dan gelombang Kelvin di Sulut meningkatkan aktivitas konvektif. Hal ini juga didukung suhu muka laut yang hangat.
