Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Orok Terbungkus Koran Ditemukan di Pekuburan Benteng Somba Opu Gowa
Proses evakuasi temua orok bayi oleh aparat Polsek Barombong, Gowa. IDN Times/Polsek Barombong

Makassar, IDN Times - Sesosok orok ditemukan di sekitar lokasi pekuburan di Kelurahan Barombong, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, pada Selasa (21/7/2020) sore tadi.

"Benar ada penemuan orok bayi di pekuburan umum Benteng Somba Opu pukul 16.30 WITA tadi," kata Kapolsek Barombong, AKP Rusdi Rahim Tata kepada sejumlah jurnalis saat dikonfirmasi, Selasa malam.

1. Ditemukan di sela bebatuan pekuburan

Proses evakuasi temua orok bayi oleh aparat Polsek Barombong, Gowa. IDN Times/Polsek Barombong

Rusdi mengungkapkan, orok ditemukan pertama kali oleh warga setempat yang hendak membersihkan pekuburan. Warga curiga melihat lembaran koran di sela tumpukan bebatuan. Saat didekati dan dilihat, barulah diketahui bahwa yang didapati warga merupakan orok.

Warga kemudian melaporkan temuan tersebut ke aparat pemerintahan setempat, sebelum diteruskan ke kepolisian. "Penemuannya dekat masjid (kawasan pekuburan). Telah berbentuk bayi," jelas Rusdi.

2. Orok diduga dibuang di lokasi pekuburan

Proses evakuasi temua orok bayi oleh aparat Polsek Barombong, Gowa. IDN Times/Polsek Barombong

Setelah menerima laporan warga, jajaran Unit Reskrim Polsek Barombong kemudian bergegas ke tempat penemuan untuk mengevakuasi orok tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. "Hasil visum diperkirakan (usia orok) sudah enam bulan," jelas Rusdi.

Orok bayi disebutkan Rusdi berjenis kelamin perempuan. Hasil penyelidikan sementara, polisi menduga bahwa pelaku membuang orok bayi belasan jam yang lalu. Mengingat saat ditemukan, kondisi orok telah membengkak. "Kemungkinan kemarin malam (dibuang). Apakah itu subuh atau malam, itu masih diperkirakan," ucapnya.

3. Polisi masih menyelidiki temuan orok

Proses evakuasi temua orok bayi oleh aparat Polsek Barombong, Gowa. IDN Times/Polsek Barombong

Lebih lanjut kata Rusdi, pihaknya saat ini masih menyelidiki kasus dugaan pembuangan orok ini. Beberapa orang saksi yang merupakan warga setempat, juga telah diambil keterangannya sebagai rangkaian penyelidikan kasus.

"Jadi kami masih melakukan monitoring dan penyelidikan. Dan kita saat ini (tadi) masih percepat proses penguburannya karena sudah membengkak," lanjut Rusdi menyudahi.

Editorial Team

Related Article