Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kemarau Panjang, PDAM Makassar Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih

Kota Makassar
2 min read
Kemarau Panjang, PDAM Makassar Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih
Petugas PDAM Makassar menyalurkan air bersih gratis menggunakan mobil pickup bertandon kepada warga di kawasan permukiman saat kemarau panjang, Selasa (22/9/2026). (Dok. PDAM Makassar)
  • Kemarau panjang mendorong PDAM Makassar menyalurkan air bersih gratis bagi warga terdampak krisis air, hingga 22 September 2026 menjangkau sembilan kecamatan.
  • PDAM menyiapkan armada kecil bertandon di enam wilayah pelayanan agar distribusi dapat masuk lorong permukiman sempit dan menjangkau warga di bagian dalam.
  • Sebanyak 1.110 SPK telah diterbitkan dengan total penyaluran sekitar 4,56 juta liter, melibatkan mobil tangki, pickup, BPBD, TNI, Polri, serta skema CSR.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Makassar, IDN Times - Kemarau panjang membuat sebagian warga Makassar membutuhkan pasokan air bersih tambahan. Perumda Air Minum Kota Makassar pun menyalurkan air secara gratis kepada masyarakat yang mengalami krisis air.

Hingga 22 September 2026, distribusi air bersih tersebut telah menjangkau 9 kecamatan. Wilayah yang mendapat layanan meliputi Ujung Tanah, Tallo, Bontoala, Wajo, Tamalanrea, Biringkanayya, sebagian Panakkukang, sebagian Manggala, dan sebagian Kecamatan Makassar.

"Penyaluran secara gratis, memberikan bantuan air bersih gratis bagi pelanggan maupun nonpelanggan yang mengalami krisis air," kata Plt Direktur Utama PDAM Makassar, Andi Syahrum Makkuradde, Selasa (22/9/2026).

  1. 1. Air bersih diantar hingga ke lorong

    IMG-20260908-WA0213.jpg
    Mobil pickup bertandon milik Perumda Air Minum Kota Makassar menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di lorong sempit Kelurahan Karuwisi Utara, Makassar, Selasa (8/9/2026). (PDAM Makassar)

    Untuk menjangkau warga yang tinggal di jalan sempit, PDAM menyiapkan kendaraan berukuran lebih kecil yang dilengkapi tandon air. Armada tersebut ditempatkan di enam wilayah pelayanan agar dapat masuk ke lorong-lorong yang sulit dijangkau mobil tangki berukuran besar.

    "Untuk mengantisipasi kebutuhan warga di kawasan yang sulit terjangkau, enam wilayah pelayanan PDAM telah kita siapkan armada kecil yang membawa tandon air dan dapat masuk ke lorong-lorong permukiman," kata Syahrum.

    Armada tersebut memungkinkan petugas menjangkau warga yang tinggal di bagian dalam permukiman. Warga di lorong-lorong sempit pun dapat memperoleh bantuan air tanpa harus menunggu di akses jalan utama.

  2. 2. Warga nonpelanggan juga bisa mendapat bantuan

    IMG-20260908-WA0210.jpg
    Mobil pickup bertandon milik Perumda Air Minum Kota Makassar menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di lorong sempit Kelurahan Karuwisi Utara, Makassar, Selasa (8/9/2026). (PDAM Makassar)

    Bantuan air tidak hanya diperuntukkan bagi pelanggan PDAM. Warga yang bukan pelanggan juga dapat mengajukan permintaan bantuan ketika mengalami krisis air. Namun, Syahrum mengatakan permintaan dari nonpelanggan harus disertai surat sebagai bentuk pertanggungjawaban penyaluran air.

    "Kalau tidak pelanggan, tentu ada suratnya masuk. Supaya nanti kalau diperiksa, kita ke mana kok bawa air ini," kata Syahrum.

    Menurutnya, setiap penyaluran air perlu tercatat dan dapat dipertanggungjawabkan. Sebab, air yang disalurkan memiliki nilai ekonomi.

    "Karena air ini kan bernilai uang. Setetes air pun itu harus kita pertanggungjawabkan ke mana," sambungnya.

  3. 3. Sebanyak 4,56 juta liter air sudah disalurkan

    1001030506.jpg
    Armada mobil tangki disiagakan PDAM Makassar untuk menyuplai air bersih ke wilayah terdampak kekeringan. (Dok. PDAM Makassar)

    Hingga saat ini, PDAM telah menerbitkan 1.110 Surat Perintah Kerja (SPK) untuk distribusi atau proyek air. Dari distribusi tersebut, total volume air yang telah disalurkan mencapai sekitar 4.560.000 liter.

    Penyaluran air menggunakan mobil tangki maupun kendaraan pickup bertandon. Distribusi juga dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri. PDAM turut memberikan bantuan melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk penanganan kekeringan.

    "Yang ke BPBD TNI, Polri itu gratis. Tetapi kita punya SK dalam rangka kekeringan, CSR-nya PDAM memberikan bantuan air," kata Syahrum.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More