Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hari ke-17 Ramadan, Zakat di Al-Markaz Makassar Capai Rp17,03 Juta

Hari ke-17 Ramadan, Zakat di Al-Markaz Makassar Capai Rp17,03 Juta
Panitia UPZ Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar melayani masyarakat yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah selama Ramadan 2026. (Dok. Al-Markaz Al-Islami Makassar)
Intinya Sih
  • Hingga hari ke-17 Ramadan 2026, UPZ Yayasan Al-Markaz Al-Islami Makassar telah menghimpun zakat, infak, dan sedekah senilai Rp17,03 juta dari 197 muzaki.
  • Zakat fitrah akan disalurkan kepada sekitar 2.000 kepala keluarga di Kecamatan Bontoala dan Tallo setelah melalui proses verifikasi data penerima oleh panitia.
  • Panitia menargetkan capaian zakat tahun ini melampaui tahun lalu serta berencana membuka gerai zakat di Nipah Mall dan Mall Ratu Indah untuk memudahkan masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times - Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Yayasan Al-Markaz Al-Islami Makassar terus menghimpun zakat, infak, dan sedekah selama Ramadan 2026. Hingga hari ke-17 Ramadan, panitia mencatat total penghimpunan mencapai Rp17.032.000 dari 197 orang muzaki.

Tim Sekretaris Relawan UPZ Masjid Al-Markaz Al-Islami, Muhamad Nur, menjelaskan jumlah tersebut terdiri dari zakat fitrah uang sebesar Rp11.312.000 dan zakat fitrah berupa beras sebanyak 28 liter. Selain itu, terdapat zakat harta sebesar Rp4.000.000 serta infak dan sedekah sebesar Rp1.720.000.

"Total yang terkumpul sampai sekarang Rp17.032.000 dengan jumlah muzaki 197 orang," kata Muhamad Nur, Sabtu (7/3/2026).

Pengumpulan zakat di Masjid Al-Markaz telah dibuka sejak dua hari setelah awal Ramadan. Panitia menerima pembayaran zakat hingga malam takbiran menjelang Hari Raya Idulfitri.

Muhamad Nur menuturkan jumlah muzaki biasanya meningkat pada sepekan terakhir Ramadan. Pada periode tersebut masyarakat mulai berbondong-bondong menunaikan zakat fitrah.

"Biasanya ramai pada satu minggu terakhir Ramadan," katanya.

1. Disalurkan untuk 2.000 kepala keluarga

Ilustrasi Zakat (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi Zakat (IDN Times/Aditya Pratama)

Zakat fitrah yang dihimpun nantinya disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima di dua kecamatan, yakni Kecamatan Bontoala dan Kecamatan Tallo. Penyaluran mengacu pada data penerima dari tujuh kelurahan di wilayah tersebut.

Panitia lebih dulu memverifikasi data penerima melalui survei lapangan. Langkah ini ditempuh untuk memastikan penerima zakat masih berdomisili di lokasi tersebut dan sesuai kriteria mustahik.

"Kami survei kembali datanya untuk memastikan apakah orang yang tercantum memang masih tinggal di sana atau benar-benar berhak menerima. Ada juga yang ternyata sudah pindah atau bahkan sudah meninggal," kata Muhamad Nur.

Dari data sementara, jumlah penerima manfaat diperkirakan mencapai sekitar 2.000 kepala keluarga. Zakat fitrah nantinya disalurkan dalam bentuk beras dan uang.

2. Target melampaui capaian tahun lalu

ilustrasi zakat (IDN Times/Aditya Pratama)
ilustrasi zakat (IDN Times/Aditya Pratama)

Panitia berharap penghimpunan zakat tahun ini melampaui capaian Ramadan tahun lalu. Pada 2025, total zakat yang terkumpul di Masjid Al-Markaz mencapai sekitar Rp534 juta dengan jumlah muzaki sebanyak 3.944 orang.

“Tahun ini kami berharap bisa melampaui capaian tahun lalu," kata Muhamad Nur.

Selain masyarakat Makassar, sejumlah muzaki dari luar negeri juga pernah menyalurkan zakat melalui Masjid Al-Markaz. Di antaranya berasal dari Australia, Jepang, Inggris, dan Belanda.

Menurut Muhamad Nur, para muzaki dari luar negeri biasanya menyesuaikan nilai zakat yang dibayarkan. Nilai tersebut mengikuti harga beras di negara tempat tinggal mereka.

3. Rencana buka gerai zakat di mal

ilustrasi zakat (IDN Times/Aditya Pratama)
ilustrasi zakat (IDN Times/Aditya Pratama)

Untuk memudahkan masyarakat menunaikan zakat, panitia juga merencanakan pembukaan gerai penerimaan zakat di pusat perbelanjaan. Dua lokasi yang direncanakan antara lain Nipah Mall dan Mall Ratu Indah.

"Insya Allah mulai Senin kami rencanakan membuka gerai zakat di mal agar masyarakat lebih mudah menunaikan zakat," kata Muhamad Nur.

Selain menghimpun zakat, infak, dan sedekah, UPZ Yayasan Al-Markaz Al-Islami juga menjalankan sejumlah program sosial. Program tersebut mencakup pembinaan penghafal Al-Qur’an, pembinaan mualaf, bantuan bagi orang terlantar dan musafir, bantuan bagi siswa duafa, pemberdayaan ekonomi duafa, serta pembinaan guru mengaji dan imam masjid.

UPZ juga menyalurkan bantuan bagi perempuan penyintas atau korban kekerasan. Penyaluran berlangsung lewat Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Makassar sebagai dukungan bagi para penyintas.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More