Penemuan granat aktif di tempat sampah area belakang Kantor BPN Makassar, Rabu (1/4/2026). (Dok. Gegana Brimob Polda Sulsel)
Granat tersebut kemudian dibawa oleh tim Gegana sekitar pukul 11.47 Wita ke wilayah Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate untuk dimusnahkan di lokasi yang telah dipastikan aman. “Disposal kami lakukan di Tanjung Bunga, di tempat yang sudah dipastikan aman dan jauh dari jangkauan masyarakat,” jelasnya.
Sebelum proses pemusnahan dilakukan, tim terlebih dahulu mensterilkan lokasi dan memastikan tidak ada aktivitas warga di sekitar area disposal. Dari hasil pemeriksaan awal, granat yang ditemukan berjumlah satu buah dan dipastikan masih aktif serta sangat berbahaya.
“Kalau kita lihat, ini granat pabrikan dan masih aktif. Sangat membahayakan jika tersentuh atau mengalami benturan keras,” tegasnya.
Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan asal-usul granat tersebut. Penyelidikan lebih lanjut diserahkan kepada pihak kepolisian setempat.
“Kami hanya melakukan pengamanan dan disposal sesuai SOP. Untuk penyelidikan lebih lanjut diserahkan ke wilayah, dalam hal ini Polsek Rappocini,” tambahnya.
Ia juga menyebut, granat tersebut diduga merupakan produk pabrikan yang kemungkinan berkaitan dengan militer.