Demo di Makassar hingga Malam, Massa Teriak Polisi Pembunuh

- Ratusan massa aksi memblokade ruas Jalan AP Pettarani Makassar hingga petang, menuntut keadilan untuk driver ojol Affan Kurniawan yang tewas.
- Massa berpakaian hitam-hitam dan menutup mulutnya dengan masker, terdiri dari mahasiswa, driver ojol, dan siswa sekolah yang mengenakan baju pramuka.
- Massa aksi meneriakkan "polisi pembunuh" sebagai protes terhadap insiden mobil rantis Brimob yang melindas Affan Kurniawan hingga tewas, sementara tak ada pihak kepolisian di lokasi.
Makassar, IDN Times - Ratusan Massa aksi yang melakukan unjuk rasa soliditas buat Driver ojol Affan Kurniawan, masih memblokade ruas Jalan AP Pettarani Makassar hingga petang.
Pantauan IDN Times di lokasi Jumat (29/8/2025) pukul 18.15 Wita, massa masih bertahan dengan cara berdiri di tengah jalan dan ada juga yang duduk di aspal. Mayoritas massa berpakaian hitam-hitam dan menutup mulutnya dengan masker.
Satu truk tangki warna putih juga ditahan massa kemudian dipalang di tengah jalan, sehingga membuat arus lalu lintas dari arah Jl Sultan Alauddin ke Jl AP Pettarani macet.
Di lokasi, tak hanya mahasiswa, ada juga driver ojol dan beberapa siswa sekolah yang mengenakan baju pramuka. Mereka terlihat berada di atas mobil tangki. Beberapa di antaranya mengibarkan bendera One Piece berwarna hitam.
Massa aksi juga tedengar meneriakkan "polisi pembunuh" buntut insiden mobil rantis barakuda Brimob yang melindas Affan Kurniawan hingga tewas.
"Rakyat Bersatu" kata orator aksi.
"Tak Bisa Dikalahkan," timpal massa lainnya
"Polisi," teriak orator lagi.
"Pembunuh," jawab massa lainnya.
Hingga berita ini dimuat, massa aksi masih memblokade jalan di depan Kampus UNM.
Arus lalu lintas masih macet total. Sementara tak ada satupun pihak kepolisian yang berada di lokasi massa.