Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
601 Jiwa Terdampak Banjir di Bolaang Mongondow Sulut
Pembersihan material banjir di Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolmong, Sulawesi Utara, Kamis (28/5/2026). Dok. BPBD Sulut
  • Banjir melanda empat desa di Kecamatan Bolaang, Bolmong, akibat luapan Sungai Botuk.

  • Sejumlah fasilitas umum seperti masjid, sekolah dasar, kantor desa, puskesmas pembantu, dan taman kanak-kanak ikut terdampak.

  • Cuaca ekstrem juga terjadi di Minahasa Tenggara dengan insiden pohon tumbang.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Manado, IDN Times - Banjir melanda 4 desa di Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, pada Rabu, 27 Mei 2026. Empat desa tersebut adalah Desa Solimandungan I, Solmanduangan II, Solimandungan Baru, dan Desa Komangaan.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut, Adolf Tamengkel, Jumat (29/5/2026). "Waktu itu banjir sekitar pukul 14.30 WITA, dengan ketinggian air 1-1,5 meter," tuturnya.

Banjir tersebut diikuti material alam seperti lumpur, batu, hingga kayu. Akibatnya, rumah warga hingga jalanan sempat terendam.

1. Sungai Botuk meluap

Dampak banjir di Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolmong, Sulawesi Utara, Kamis (28/5/2026). Dok. Pemkab Bolmong

Banjir ini dipicu hujan dengan intentitas sedang-tinggi yang mengguyur wilayah Bolmong dan sekitarnya selama sepekan terakhir. Hal ini membuat Sungai Botuk meluap dan membawa material banjir ke pemukiman warga.

Hingga saat ini, sebanyak 134 unit rumah warga terdampak. Rumah tersebut dihuni 181 kepala keluarga atau 601 jiwa.

Berikut rinciannya:

  • Desa Komangaan: 11 rumah dengan 48 jiwa

  • Desa Solimandungan I: 19 rumah dengan 89 jiwa (termasuk 11 balita dan 6 lansia)

  • Desa Solimandungan II: 103 rumah (2 rusak berat, 2 rusak sedang, 8 rusak ringan) dengan 460 jiwa (44 balita, 50 lansia, 3 ibu hamil)

  • Desa Solimandungan Baru: 1 rumah dengan 4 jiwa

2. Fasilitas umum terdampak

Pembersihan material banjir di Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolmong, Sulawesi Utara, Kamis (28/5/2026). Dok. BPBD Sulut

Selain rumah warga, sejumlah fasilitas umum ikut terdampak. Beberapa di antaranya adalah Masjid An-Nur Solimandungan II, SDN 2 Solimandungan II, kantor desa, puskesmas pembantu, hingga TK.

Hingga hari ini sejumlah aktivitas di fasilitas umum tersebut terpaksa berhenti karena masih sibuk membersihkan material banjir. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

"Saat ini banjir memang sudah surut, namun di beberapa titik masih ada lumpur dan tumpukan sampah yang harus dibersihkan," tutur Adolf.

3. Dua remaja tertimpa pohon tumbang

Proses evakuasi 2 remaja tertimpa pohon tumbang di Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Mitra, Sulawesi Utara, Kamis (28/5/2026). Dok. Polsek Ratatotok

Selain di Bolmong, dampak cuaca ekstrem juga dirasakan di daerah lain seperti Kabupaten Minahasa Tenggara. Di sana terdapat laporan beberapa pohon tumbang.

Salah satunya menewaskan 2 remaja bernama Mikaila Rombot (17) dan Gilbert Maramis (17) di Desa Basaan 2, Kecamatan Ratatotok. Informasi ini dibenarkan oleh Kapolsek Ratatotok, Ipda Tengku Said Hafiz.

"Keduanya sempat dilarikan ke rumah sakit, namun tidak tertolong," ujarnya.

Editorial Team

Related Article