Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

BPS Rilis Data Restoran di Sulawesi, Bisa Tebak Provinsi Terbanyak?

BPS Rilis Data Restoran di Sulawesi, Bisa Tebak Provinsi Terbanyak?
ilustrasi coto makassar (commons.wikimedia.org/Wibowo Djatmiko (Wie146))
Intinya Sih
  • BPS mencatat total 7.073 restoran dan rumah makan tersebar di seluruh Pulau Sulawesi berdasarkan data Potensi Desa 2025 yang dirilis pada Desember 2025.
  • Sulawesi Selatan memimpin dengan 2.723 unit tempat makan, didorong sektor pariwisata dan budaya sosial masyarakat yang gemar bersosialisasi, sekaligus membuka banyak lapangan kerja lokal.
  • Sulawesi Barat memiliki jumlah paling sedikit yaitu 357 unit, namun bersama Gorontalo menunjukkan tren pertumbuhan ekonomi positif di dua tahun terakhir.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times - Bisnis kuliner di Pulau Sulawesi terus menunjukkan geliat yang positif pada tahun 2025 lalu. Restoran dan rumah makan kini bukan lagi menjadi tempat untuk menikmati hidangan, tapi juga menjadi ruang interaksi sosial sekaligus indikator pertumbuhan ekonomi daerah.

Berdasarkan data Statistik Potensi Desa 2025 yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada 11 Desember 2025, terdapat total 7.073 restoran dan rumah makan yang tersebar di seluruh Pulau Sulawesi. Pendataan Potensi Desa (Podes) 2025 sendiri dilakukan oleh BPS di seluruh Indonesia pada Mei-Juni 2025 lalu.

1. Sulawesi Selatan jadi yang terbanyak dengan 2.723 rumah makan serta restoran

Ilustrasi suasana Pantai Losari di Kota Makassar. (Unsplash.com/Khairul Akbar)
Ilustrasi suasana Pantai Losari di Kota Makassar. (Unsplash.com/Khairul Akbar)

Sulawesi Selatan mengukuhkan posisi sebagai pusat kuliner terbesar di Pulau Sulawesi dengan total 2.723 unit restoran dan rumah makan. Angka ini jauh mengungguli lima provinsi lain, sekaligus mencerminkan geliat ekonomi di wilayah tersebut yang tahun lalu catatkan hingga 5,43 persen.

Tingginya jumlah tempat makan di Sulsel dipengaruhi oleh oleh dua hal yakni pariwisata (terutama di kawasan pesisir) serta kebiasaan masyarakat setempat yang gemar bersosialisasi. Kehadiran ribuan gerai kuliner ini juga berperan penting dalam membuka banyak lapangan kerja untuk warga lokal.

2. Sulawesi Utara berada di peringkat kedua dengan 1.167 unit tempat kulineran

Jembatan Soekarno di Kota Manado dengan struktur kabel menjulang di bawah langit biru cerah dan area taman di sekitarnya.
Jembatan Soekarno di Kota Manado, Sulawesi Utara. IDNTimes/Savi

Sulawesi Utara menempati posisi kedua dengan 1.167 unit restoran, disusul ketat oleh Sulawesi Tengah yang memiliki 1.117 unit. Di dua provinsi ini, restoran dan rumah makan memang menjadi hal penting dalam penyediaan layanan kuliner bagi wisatawan ataupun penduduk lokal.

Pertumbuhan ekonomi kedua provinsi yang dengan fokus industri berbeda tersebut juga menunjukkan bahwa bisnis makanan menjadi salah satu motor penggerak. Selain itu, hadirnya beragam pilihan membuat masyarakat sudah bisa memperoleh beragam pilihan hidangan, mulai dari tradisional hingga modern.

3. Sulawesi Barat jadi yang paling sedikit dalam data ini, yakni hanya 357 unit

Foto udara progres pembangunan Masjid Raya Suhada di Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (27/2/2025). ANTARA FOTO/ Akbar Tado
Foto udara progres pembangunan Masjid Raya Suhada di Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (27/2/2025). ANTARA FOTO/ Akbar Tado

Selanjutnya, ada provinsi Sulawesi Tenggara yang tercatat telah memiliki 1.006 unit rumah makan. Di dua posisi terbawah terdapat Gorontalo dengan 703 unit dan Sulawesi Barat sebanyak 357 unit. Yang menarik, kedua provinsi tersebut berstatus pemekaran di dekade 2000-an.

Meski jumlahnya lebih sedikit, pertumbuhan gerai kuliner di Gorontalo dan Sulawesi Barat berpotensi terus menunjukkan tren positif. Ini lantaran mereka kompak catatkan pertumbuhan ekonomi yang positif di dua tahun terakhir. Gorontalo mencapai 5,71 persen tahun lalu (4,13 persen di 2024) serta Sulawesi Barat pada 2025 catatkan 5,36 persen dari 4,76 persen di tahun 2024.

Share
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest Travel Sulawesi Selatan

See More