Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Hanya Dapat 2 Poin di Awal Musim, Start Terburuk PSM sejak 2021

Kota Makassar
3 min read
Hanya Dapat 2 Poin di Awal Musim, Start Terburuk PSM sejak 2021
Salah satu momen pertandingan pekan kedua BRI Super League 2026/2027 antara PSM Makassar versus Arema FC Malang yang berlangsung di Stadion BJ Habibie, Parepare, 13 September 2026. (dok. Ofisial PSM Makassar/Agung Dewantara)
  • PSM Makassar meraih 2 poin dari tiga laga awal BRI Super League 2026/2027, melalui dua imbang dan satu kalah, menjadi start terburuk klub sejak musim 2021/2022.
  • Lini belakang PSM kebobolan 7 gol dalam tiga pertandingan awal, meski tim mencetak 5 gol; angka ini menonjol dibanding pertahanan musim-musim sebelumnya.
  • Pelatih Darije Kalezic memanfaatkan jeda internasional untuk membenahi koordinasi bertahan, final pass, dan kesalahan individu sebelum PSM menghadapi PSS Sleman pada 11 Oktober 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Makassar, IDN Times - Start kurang memuaskan diukir PSM Makassar pada awal musim BRI Super League 2026/2027. Menjalani 3 pertandingan perdana di bawah komando Darije Kalezic, Pasukan Ramang hanya sanggup mendulang 2 poin hasil dari sekali kalah dan dua kali imbang. Mereka takluk 1-3 dari Persib, serta ditahan imbang 3-3 oleh Arema dan 1-1 oleh Persita.

Catatan tanpa kemenangan di 3 laga awal ini jelas menjadi sorotan tersendiri. Pasalnya, jika ditarik sejak musim 2021/2022, perolehan 2 poin musim ini menjadi start terendah yang dicatatkan PSM dalam 6 musim terakhir.

  1. 1. Sebagai pembanding, PSM menyapu bersih 3 laga awal 2024/2025

    Salah satu momen laga pekan ke-19 BRI Liga 1 2024/2025 antara PSM Makassar versus PSBS Biak pada 18 Januari 2025. (Instagram.com/psm_makassar)
    Salah satu momen laga pekan ke-19 BRI Liga 1 2024/2025 antara PSM Makassar versus PSBS Biak pada 18 Januari 2025. (instagram.com/psm_makassar)

    Melihat rekam jejak 3 laga pertama sejak 2021/2022, perolehan poin dan hasil yang didapatkan PSM menunjukkan hal yang kontras. Pada 2026/2027, PSM hanya mendapat 2 poin usai kebobolan 7 gol dan mencetak 5 gol. Sementara pada 2025/2026, PSM meraup 3 poin lewat hasil imbang identik 1-1 ketika bersua Persija Jakarta, Bhayangkara Presisi FC, dan Semen Padang.

    Pencapaian terbaik terjadi pada 2024/2025 saat PSM mengukir start sempurna 9 poin usai menumbangkan Persis Solo (3-0), PSBS Biak (2-1), dan Dewa United (3-1). Pada 2023/2024, PSM mengantongi 4 poin dari hasil imbang 1-1 lawan Persija, kalah 1-2 dari Dewa United, dan menang 1-0 atas Persikabo 1973.

    Adapun pada 2022/2023 saat keluar sebagai juara, Juku Eja mengoleksi 7 poin usai menang atas PSS (2-1) dan Bali United (2-0) serta imbang dengan Persija (1-1). Catatan ini sedikit lebih baik dibanding 2021/2022 saat meraih 5 poin dari hasil imbang melawan Arema FC (1-1) dan Madura United (1-1) serta menang atas Persebaya (3-1).

  2. 2. Pada 2025/2026, Juku Eja hanya kebobolan 3 gol dari 3 pertandingan awal

    PSM Makassa versus Persijap Jepara di musim 2025/2026.
    Salah satu momen pertandingan pekan pertama BRI Super League 2025/2026 antara PSM Makassar versus Persijap Jepara yang berlangsung di Stadion BJ Habibie Parepare pada 8 Agustus 2025. (Instagram.com/psm_makassar)

    Satu hal paling mencolok dari start musim ini dibanding 5 musim sebelumnya adalah rapuhnya benteng pertahanan Pasukan Ramang. Pada 2022/2023 saat keluar sebagai juara, PSM hanya kebobolan 2 gol di 3 laga awal. Bahkan pada 2025/2026 yang juga minim kemenangan, pertahanan PSM terbilang konsisten dengan hanya kebobolan 1 gol dari 3 partai awal.

    Namun, pada 3 laga awal 2026/2027, kiper Hilmansyah sudah harus memungut bola dari gawangnya sebanyak 7 kali. Kebocoran lini belakang disebut menjadi penghambat utama PSM mengamankan 3 poin penuh kendati sektor depan mereka produktif mencetak gol.

  3. 3. Darije Kalezic akan kembali menggeber latihan selama masa jeda internasional

    Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, saat memimpin sesi latihan rutin.
    Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, saat memimpin sesi latihan rutin di Stadion Kalegowa, Pallangga, pada 16 September 2026. (instagram.com/psm_makassar)

    Meski memulai musim dengan kurang memuaskan, ada sisi positif yang tetap mencuat. Pelatih PSM, Darije Kalezic, menyebut karakter permainan pantang menyerah sudah perlahan kembali terlihat di lapangan. Ini menjadi modal awal bagi tim pelatih untuk membenahi kekurangan yang ada.

    Sebagai evaluasi, Rizky Eka dan kawan-kawan kembali menggeber persiapan saat jeda internasional. Ada beberapa yang dievaluasi, seperti memperbaiki koordinasi bertahan, ketajaman final pass, dan membenahi kesalahan individu. PSM Makassar diharap bisa bangkit pada laga pekan keempat BRI Super League 2026/2027 saat bertandang ke markas PSS Sleman, 11 Oktober 2026 mendatang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More