Cara Unik Yance Sayuri Pamit ke Bernardo Tavares saat Tinggalkan PSM

Makassar, IDN Times - Yance Sayuri punya cara unik nan emosional untuk mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pelatihnya saat membela PSM Makassar, Bernardo Tavares. Ini dibagikan langsung oleh coach Tavares melalui akun media sosial Instagram pribadinya pada Selasa (18/6/2024) kemarin.
Dalam tangkapan layar percakapan WhatsApp yang diunggah, terungkap bahwa Yance meminta izin pada Tavares agar namanya dipakai untuk sang anak kelak. Ini seolah memberi kesan bahwa winger 26 tahun tersebut akan selalu mengingat jasa sang juru taktik asal Portugal tersebut.
1. Yance Sayuri meminta izin langsung kepada Bernardo Tavares

"Coach, saya ingin izin pribadi dari coach. Kalau saya berencana punya anak pertama, saya ingin menamainya Tavares Sayuri karena saya menghormati coach," ujar Yance dalam pesan pendeknya.
"Karena Anda, saya bisa berkembang dengan baik (sebagai pemain sepak bola, red.). Jadi saya ingin menghormati coach dengan memberi nama saya sama seperti Anda," sambung Yance.
Lebih jauh, saudara kembar Yakob Sayuri tersebut mengatakan alasan penamaan tersebut tak lepas dari keberhasilan membawa PSM menjadi juara Liga 1 musim 2022/23. Dan trofi tersebut adalah capaian pertama Yance sepanjang kariernya sejauh ini.
2. Tavares berjasa besar mengangkat performa Yance selama dua musim terakhir

Direkrut jelang dimulanya Liga 1 2021/22, Yance lebih banyak menjadi penghangat bangku cadangan. Baik Milomir Seslija dan Joop Gall gagal mengangkat performanya, sampai akhirnya Bernardo Tavares datang dan mengubah peruntungan Yance.
Di bawah asuhan Tavares, Yance menjadi winger dengan kualitas yang nyaris setara dengan Yakob. Tak cuma agresif saat menyerang, tapi juga gesit saat turun membantu lini belakang kala digempur tim lawan.
Dua musim bersama Tavares, Yance mencatatkan 65 penampilan di semua ajang dan mencetak total delapan gol. Moncer di Pasukan Ramang, pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong pun tak ragu untuk selalu memanggilnya ke skuad Merah Putih.
3. Tavares turut mendoakan Yance sukses di klub barunya

Tavares menanggapi permintaan tersebut dengan penuh kebanggaan, sembari menyatakan bal-balan bukan cuma urusan menang dan kalah. Ia berharap masa depan Yance bersama Malut United bisa lebih baik dan terus berkembang.
"Sepakbola lebih dari sekadar olahraga ketika Anda selalu berusaha melakukan yang terbaik. Yance Sayuri, mantan pemain kami, hengkang ke klub lain yang menawarkan kondisi finansial yang jauh lebih baik dan mengirimi saya pesan ini," jelas Tavares dalam unggahan tersebut.
"Yance Sayuri, saya doakan yang terbaik untuk Anda dan sekeluarga," tutup pelatih berusia 44 tahun itu.



















