Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Benahi PSM, Kalezic Siapkan Latihan Intensif di Jeda Kompetisi
Pesepak bola Arema FC Robi Darwis (kiri) menahan pergerakan dari pesepak bola PSM Makassar Rizky Eka Pratama (kanan) pada pertandingan Liga 1 2026/2027 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Minggu (13/9/2026). (ANTARA FOTO/Hasrul Said)
  • PSM Makassar baru mengoleksi dua poin dari tiga laga awal Super League 2026/2027. Darije Kalezic memanfaatkan jeda internasional untuk membenahi aspek teknis dan mentalitas tim.
  • Kalezic ingin menghapus trauma bermain di Parepare setelah banyak kekalahan musim lalu. Ia mengapresiasi dua comeback terakhir, meski performa teknis belum mencapai standar.
  • Pembenahan difokuskan pada kesalahan individu, disiplin taktis, dan konsentrasi. PSM akan menjalani latihan intensif, uji coba melawan PSM U-20, serta internal game sebelum menghadapi PSS Sleman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Menyikapi raihan dua poin dari tiga pertandingan awal BRI Super League 2026/2027, pelatih kepala PSM Makassar, Darije Kalezic, sudah menyiapkan rencana selama jeda internasional. Waktu luang kompetisi akan dimanfaatkan untuk menggelar program persiapan intensif demi membenahi sisi teknis dan mentalitas para pemain.

Langkah ini diambil guna mengikis trauma kekalahan musim lalu sekaligus mengasah performa tim. Kalezic menyadari beban psikologis yang masih membayangi anak asuhnya saat bermain di markas sendiri. Catatan buruk musim lalu di Parepare menjadi tantangan utama yang secara bertahap mulai dipulihkan.

1. Ada trauma kandang dari musim lalu yang ingin dihilangkan Kalezic

Salah satu momen pertandingan pekan ketiga BRI Super League 2026/2027 antara PSM Makassar melawan Persita Tangerang yang berlangsung di Stadion BJ Habibie, Parepare, pada 19 September 2026. (instagram.com/psm_makassar)

Kendati dari aspek teknis permainan belum mencapai standar yang diinginkan, Kalezic mengapresiasi daya juang para pemain yang terbukti mampu bangkit dari ketertinggalan dalam dua laga terakhir. Dua kali comeback disebutnya menjadi sinyal bagus bahwa semangat pantang menyerah khas PSM sudah kembali.

"Kita membangun tim baru sekarang, dan saya tahu bahwa musim lalu tim ini banyak kalah di Parepare. Perasaan ketakutan dan trauma atas kesulitan tersebut mungkin masih terngiang di benak pemain. Prioritas saya adalah mengembalikan mentalitas dan semangat juang di dalam tim," ungkapnya dalam sesi jumpa pers selepas laga pekan ketiga BRI Super Leage 2026/2027 melawan Persita Tangeran di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sabtu (19/9/2026) lalu.

"Kita mendapat hasilnya, terbukti di dua pertandingan sebelumnya mentalitas itu perlahan kembali. Dari sudut pandang teknis performa kita memang belum berada di level yang diinginkan, tapi bagi saya tidak apa-apa. Saya cukup puas dengan perkembangannya," imbuh Kalezic.

2. Menghilangkan kesalahan individu menjadi pekerjaan rumah utama

Salah satu momen pertandingan pekan ketiga BRI Super League 2026/2027 antara PSM Makassar melawan Persita Tangerang yang berlangsung di Stadion BJ Habibie, Parepare, pada 19 September 2026. (instagram.com/psm_makassar)

Kini, fokus utama pembenahan selama jeda kompetisi adalah menghilangkan kesalahan individu yang menjadi biang keladi kebobolan fatal di dua laga terakhir. Juru taktik berpaspor Swiss tersebut menegaskan bahwa kedisiplinan taktis dan konsentrasi di lapangan harus ditingkatkan agar kesalahan serupa tidak kembali terulang.

"Terlepas dari kesalahan individu yang terjadi di dua pertandingan terakhir, kesalahan seperti ini harus saya hilangkan ke depannya. Kita harus belajar untuk tidak mengulangi hal tersebut," tegas Kalezic.

3. Jadwalkan uji coba melawan PSM U-20 dan internal game sebelum bertandang ke markas PSS Sleman

Pesepak bola Arema FC Achmad Maulana (kedua kanan) dan Walisson Moreira (kanan) menghalau tendangan dari pesepak bola PSM Makassar Fahrul Aditia (kiri) pada pertandingan Liga 1 2026/2027 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Minggu (13/9/2026). (ANTARA FOTO/Hasrul Said/hma)

Untuk menjaga ritme bertanding serta menguji formula baru, Pasukan Ramang merancang rangkaian program latihan intensif yang dilengkapi dengan dua agenda pertandingan pemanasan. Guna mengukur sejauh mana peningkatan kualitas tim, RIzky Eka dan kawan-kawan dijadwalkan menjajal kekuatan tim PSM U-20 serta menggelar internal game sebelum bertandang ke markas PSS Sleman pada 11 Oktober 2026 mendatang.

"Dalam beberapa minggu ke depan, kita akan tetap latihan dan memperlakukannya seperti pramusim kecil-kecilan. Kita akan menggelar dua pertandingan uji coba, pertama melawan PSM U-20 dan kedua adalah internal game 11 lawan 11. Setelah itu kita akan melihat kembali hasilnya dan melakukan evaluasi," jelas mantan pelatih ADO Den Haag tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article