TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

PSM Vs Persib Bandung, Juku Eja Enggan Jumawa Lawan Tim Timpang

Maung Bandung masih punya potensi "menggigit"

Pemain PSM Makassar Ilham Udin (kanan) berebut bola dengan pemain Persib Bandung Supardi Nasir (kiri) pada lanjutan Liga 1 di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (2/10/2021). (ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah)

Makassar, IDN Times - PSM Makassar kembali mengusung misi mendaki papan klasemen BRI Liga 1 2021/22 saat berjumpa Persib Bandung, pada Rabu besok (2/2/2022).

Berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, pelatih kepala PSM, Joop Gall mengakui persiapan timnya untuk laga pekan ke-22 terbilang mepet. Terlebih jaraknya setelah duel kontra Barito Putera cuma lima hari.

"Jarak waktu antar pertandingan yang dimiliki oleh kami dan klub-klub lain semakin singkat. Namun, kami akan menggunakan waktu seadanya, mengintensifkan persiapan untuk laga selanjutnya," ungkapnya dalam sesi jumpa pers virtual pada Selasa siang (1/2/2022).

1. Kemenangan 1-2 atas Barito Putera jadi momentum positif

Pemain PSM Makassar Willem Jan Pluim (kedua kiri) berebut bola dengan tiga pemain Barito Putera Bagas Kaffa (kedua kanan), Bayu Pradana (kanan) dan Muhamad Firli (kiri) dalam laga Liga 1 di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, Jumat (28/1/2022). (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Setelah menekuk Barito pekan lalu, banyak suporter ingin PSM tetap berada di jalur kemenangan. Tapi, Joop Gall menyebutnya tak semudah membalikkan telapak tangan.

"Semua pertandingan, suasana dan atmosfernya berbeda satu sama lain. Yang bisa kita lakukan adalah belajar dari kesalahan untuk mempertahankan hasil dan berusaha melanjutkan performa," ujarnya.

"Tapi pemain sudah semakin memahami apa yang saya mau. Saya berharap semoga mereka bisa menerapkannya seiring waktu," imbuh Gall.

Saat bicara tentang absennya Abdul Rachman dan Muhammad Arfan, coach Gall akan memberi kesempatan pada pemain lain. Opsi yang tersedia antara lain Edgard Amping, Aditya Putra Dewa serta Manda Cingi.

2. Joop Gall enggan memandang remeh sang lawan

Pesepak bola Persib Bandung Kakang Rudianto berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Persikabo 1973 saat pertandingan Liga 1 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Sabtu (29/1/2022). (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Persib Bandung dipastikan tak bisa turun dengan skuad terbaik. Sembilan pemain mereka masih jalani karantina akibat terinfeksi COVID-19. Gall mengaku enggan meremehkan Maung Bandung kendati sedang compang-camping. Apalagi pada pekan lalu, penentu kemenangan mereka atas Persikabo adalah Kakang Rudianto yang baru debut.

"Saya rasa pemain yang sebelumnya tidak mendapat kesempatan akan tampil unjuk gigi demi membuktikan diri kepada pelatih. Apalagi mereka juga sudah pasti masuk sebelas utama," jelas pelatih berpaspor Belanda.

"Saya tidak fokus kepada pemain tertentu dan tetap melihat mereka sebagai satu tim. Meski pemain kurang, motivasi mereka tetap sama. Dan saya pun lebih fokus pada tim sendiri," sambung Gall.

Berbicara lebih jauh tentang meningkatnya kasus COVID-19 di klub Liga 1, ia mengakui situasi sedikit gawat sekarang. Menurutnya, diperlukan sebuah solusi demi keberlangsungan kompetisi.

"PSSI dan operator harus mencari solusi terkait hal-hal yang berhubungan dengan Liga. Saya sebagai pelatih berpendapat kita harus melihat situasi dua-tiga minggu lagi. Kita harus realistis," pungkas Gall.

Berita Terkini Lainnya