Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Wali Kota Makassar Gaungkan Merdeka dari Sampah

IMG-20250815-WA0109.jpg
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberi sambutan pada kegiatan Jumat Bersih di Kanal Sinrijala, Kelurahan Baraya Timur, Kecamatan Makassar, Jumat (15/8/2025). (Dok. Humas Pemkot Makassar)
Intinya sih...
  • Kebersihan jadi tanggung jawab semua warga
  • Tekankan peran petugas kebersihan tiap wilayah
  • Dorong pemanfaatan sampah sebagai sumber ekonomi
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin kegiatan Jumat Bersih di Kanal Sinrijala, Kelurahan Baraya Timur, Kecamatan Makassar, Jumat (15/8/2025). Kanal yang berdekatan dengan jalan tembus jalan poros Pettarani itu terlihat kumuh, dipenuhi sampah, dan berbau tidak sedap.

Munafri membuka kegiatan dengan memberikan arahan di tengah tumpukan sampah yang menumpuk di Kanal Sinrijala. Dia menyampaikan makna kemerdekaan yang berbeda, yakni kebebasan dari sampah dan lingkungan yang bersih.

"Merdeka itu juga berarti merdeka dari sampah. Menjelang 17 Agustus ini, mari kita maknai kemerdekaan dengan membebaskan lingkungan kita dari kotoran dan saluran mampet," kata Munafri.

1. Kebersihan jadi tanggung jawab semua warga

IMG-20250815-WA0135.jpg
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberi sambutan pada kegiatan Jumat Bersih di Kanal Sinrijala, Kelurahan Baraya Timur, Kecamatan Makassar, Jumat (15/8/2025). (Dok. Humas Pemkot Makassar)

Munafri menegaskan bahwa kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau petugas kebersihan, tetapi seluruh warga. Dia pun meminta laporan kanal atau saluran tersumbat segera ditangani, termasuk menggunakan alat berat jika diperlukan.

"Jangan, hanya angkat sampah di permukaan, tapi pastikan alurnya lancar. Minggu depan saya minta Pak Camat dan Pak Lurah pastikan alat berat turun," kata Munafri.

2. Tekankan peran petugas kebersihan tiap wilayah

IMG-20250808-WA0085.jpg
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memantau langsung pembersihan saluran sekunder di perbatasan Kecamatan Wajo dan Bontoala, Jumat (8/8/2025). (Dok. Humas Pemkot Makassar)

Munafri menekankan pentingnya peran petugas kebersihan di tiap wilayah. Ke depan, setiap petugas akan bertanggung jawab menjaga titik biopori agar berfungsi optimal.

Biopori berperan mengubah sampah daun menjadi pupuk sekaligus membantu mencegah banjir. Munafri mengajak masyarakat untuk aktif bekerja sama menjaga kebersihan kota.

"Hari ini kita bersihkan kanal. Hari-hari berikutnya harus tetap bersih. Ini proses menuju Makassar yang sehat, rapi, dan peduli lingkungan," katanya.

3. Dorong pemanfaatan sampah sebagai sumber ekonomi

1001061087.jpg
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memimpin apel pembersihan kanal Sirijala, Selasa (12/8/2025). (Dok. Humas Pemkot Makassar)

Munafri juga mendorong pemanfaatan sampah sebagai sumber ekonomi. Sampah plastik yang diolah kini bisa dijual Rp4.500 hingga Rp11.000 per kilogram.

Setiap RT/RW mulai mengelola sampah organik menggunakan komposter, biopori, maggot, dan ekoenzim. Langkah ini ditujukan untuk mengurangi volume sampah sekaligus menghadirkan manfaat ekonomi bagi warga.

"Kalau maggot dipelihara, satu kilo maggot bisa makan lima kilo sampah. Selain mengurangi timbunan, hasilnya bisa menjadi sumber penghasilan ekonomis," kata Munafri.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us