Makassar, IDN Times - Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) tengah melanda sejumlah daerah di Indonesia. Di Sulawesi Selatan (Sulsel), penyakit hewan tersebut kini menyerang ratusan kerbau di dua kabupaten yaitu Tana Toraja dan Toraja Utara.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel, Nurlina Saking, menyampaikan bahwa virus PMK diduga berasal dari daerah yang lebih dulu terkena wabah. Pasalnya, sebelum lockdown, lalu lintas hewan ternak ke Sulsel cukup terbuka dari daerah lain.
Selama ini, Sulsel biasa menerima ternak dari daerah lain seperti Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun sejak NTB melaporkan kasus PMK, Sulsel pun menutup lalu lintas hewan ternak dari sana.
"Tapi kan jalur-jalur perpindahan ternak bisa saja ada yang tidak melalui pelabuhan resmi. Namun kemarin memang masih ada yang masuk setelah Pemprov Sulsel melakukan penutupan dari Provinsi NTB. Karena izinnya terlanjur ada sebelum penutupan," kata Nurlina melalui telepon, Selasa (12/7/2022).
