Makassar, IDN Times - PT Vale Indonesia Tbk memberikan klarifikasi terkait insiden kebocoran pipa minyak pada 23 Agustus 2025 di Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur. Pernyataan ini disampaikan menanggapi sorotan dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulawesi Selatan yang menilai penanganan tumpahan minyak belum tuntas.
Melalui hak jawab resmi, PT Vale menegaskan pihaknya menghormati kebebasan berpendapat. Perusahaan menekankan tekad untuk menjawab secara terbuka, faktual, dan bertanggung jawab.
"PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) menghormati kebebasan berpendapat sebagai bagian dari prinsip demokrasi, termasuk pandangan yang disampaikan oleh berbagai pihak, sepanjang dilakukan secara bertanggung jawab dan berbasis pada data yang akurat," kata Head of Corporate Communication PT Vale Indonesia Tbk, Vanda Kusumaningrum, dalam keterangan resminya yang diterima IDN Times, Kamis (2/4/2026).
