Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PPIH Makassar Imbau Keluarga Jemaah Tak Usah Menjemput ke Asrama Haji
Jemaah calon haji kloter 1 Embarkasi Makassar asal Kabupaten Soppeng dilepas dari Aula Arafah Asrama Haji Sudiang, Makassar, Selasa (21/4/2026). IDN Times/Asrhawi Muin
  • Proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Makassar 2026 tetap mengikuti pola lama, di mana jemaah diserahkan ke panitia kabupaten atau kota setelah tiba di Asrama Haji Sudiang.
  • PPIH Makassar mengimbau keluarga dari daerah jauh agar tidak menjemput langsung ke Asrama Haji karena panitia daerah sudah menyiapkan fasilitas pengantaran hingga ke wilayah masing-masing.
  • Hanya jemaah asal Makassar, Gowa, dan Maros yang diperbolehkan dijemput keluarga secara langsung karena lokasi ketiga daerah tersebut berdekatan dengan Asrama Haji Makassar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Makassar tahun 2026 tetap menggunakan pola yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Setelah tiba di Asrama Haji Sudiang Makassar, seluruh jemaah akan diserahkan kepada panitia haji kabupaten/kota untuk dipulangkan ke daerah masing-masing.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, mengatakan mekanisme tersebut telah menjadi bagian dari sistem pelayanan pemulangan jemaah. Sistem itu melibatkan pemerintah daerah dalam proses pemulangan jemaah ke wilayah masing-masing.

"Proses penerimaan dan pemulangan jemaah masih sama seperti tahun lalu. Jemaah akan diterima terlebih dahulu di Asrama Haji. Setelah seluruh proses selesai, jemaah diserahkan kepada panitia kabupaten/kota masing-masing," kata Ikbal, Senin (1/6/2026).

1. Panitia daerah dampingi jemaah hingga pulang

Jemaah haji kloter 1 Embarkasi Makassar asal Kabupaten Soppeng dilepas dari Aula Arafah Asrama Haji Sudiang, Makassar, Selasa (21/4/2026). IDN Times/Asrhawi Muin

Menurut Ikbal, setelah proses serah terima di Asrama Haji selesai, tanggung jawab pemulangan jemaah beralih kepada panitia daerah. Panitia tersebut telah disiapkan oleh masing-masing pemerintah kabupaten dan kota untuk mengurus kepulangan jemaah ke daerah asal.

"Selanjutnya panitia daerah akan mendampingi pemulangan jemaah ke rumah masing-masing," katanya.

Pola tersebut diterapkan untuk memastikan proses kepulangan jemaah berjalan lebih tertib. Selain itu, kebijakan ini juga memudahkan koordinasi hingga ke daerah asal jemaah.

2. Keluarga dari daerah jauh diminta tidak menjemput ke Makassar

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail saat pelepasan jemaah calon haji kloter 1 Embarkasi Makassar asal Kabupaten Soppeng di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang, Makassar, Selasa (21/4/2026). IDN Times/Asrhawi Muin

Ikbal mengimbau keluarga jemaah yang berasal dari daerah jauh agar tidak datang langsung ke Asrama Haji Makassar. Sebab, pemerintah daerah telah menyiapkan fasilitas penjemputan dan pengantaran jemaah ke wilayah masing-masing.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, beberapa daerah tercatat mengalami lonjakan jumlah penjemput jemaah. Kondisi tersebut sempat menyebabkan kepadatan di area penjemputan.

"Namun sejak awal kami sudah menyampaikan kepada pemerintah daerah, Kementerian Agama kabupaten/kota, dan masyarakat bahwa jika jemaah dijemput oleh panitia daerah, keluarga cukup menunggu di daerah masing-masing," katanya.

Menurut Ikbal, kebijakan tersebut bertujuan mengurangi kepadatan kendaraan di kawasan Asrama Haji Sudiang. Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat mencegah penumpukan penjemput di area tersebut.

3. Makassar, Gowa, dan Maros jadi pengecualian

Jemaah haji kloter 1 Embarkasi Makassar asal Kabupaten Soppeng dilepas dari Aula Arafah Asrama Haji Sudiang, Makassar, Selasa (21/4/2026). IDN Times/Asrhawi Muin

Meski demikian, terdapat tiga daerah yang umumnya dijemput langsung oleh keluarga, yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros. Ketiga wilayah tersebut berada relatif dekat dengan Asrama Haji Makassar sehingga akses penjemputan lebih mudah dilakukan.

"Kecuali untuk tiga daerah yang memang dijemput langsung oleh keluarga, yaitu Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros. Alasannya karena ketiga daerah tersebut berdekatan dengan Asrama Haji Makassar,"  kata Ikbal.

Kloter pertama Debarkasi Makassar dijadwalkan tiba hari ini pada 1 Juni 2026 pukul 22.30 WITA. Jemaah asal Kabupaten Soppeng menjadi rombongan pertama yang akan mengawali rangkaian pemulangan haji tahun ini.

Editorial Team

Related Article