Makassar, IDN Times - Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak sedang melanda sejumlah daerah di Indonesia. Hal ini pun dikhawatirkan akan berdampak terhadap pembelian dan penjualan sapi menjelang Hari Raya Idul Adha.
Namun kekhawatiran itu tidak dirasakan Daeng Gassing, pedagang sapi asal Desa Malakaji, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Jelang hari raya kurban tahun ini, dia mengaku tidak ada penurunan daya beli masyarakat seiring merebaknya isu PMK.
"Tidak ada pengaruhnya. Sama ji saya rasa penjualannya. Malah alhamdulilah lebih baik dari tahun lalu," kata Daeng Gassing saat ditemui IDN Times di lokasinya berjualan sapi di Jalan Tun Abdul Razak, Gowa, Jumat (8/7/2022).
