Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mars Luncurkan Impact Fund, Gelontorkan $3 Juta untuk Petani Kakao
MARS meluncurkan Mars Impact Fund untuk mendukung pengembangan Kelompok Simpan Pinjam Desa dan proyek ketahanan komunitas di daerah penghasil kakao di Indonesia. (Dok. IDN Times)
  • Mars, Incorporated meluncurkan Mars Impact Fund dan menyalurkan dana 3 juta dolar AS untuk mendukung program pemberdayaan komunitas serta ketahanan sosial di wilayah penghasil kakao Sulawesi Selatan.
  • Program ini menggandeng Save the Children untuk mengembangkan 85 kelompok simpan pinjam desa, memberdayakan 17.250 petani—mayoritas perempuan—serta membentuk kelompok perlindungan anak di 115 desa.
  • Kemitraan Mars dan Save the Children telah berjalan 14 tahun, menjangkau puluhan ribu peserta; Mars berkomitmen menyalurkan hingga 85 juta dolar AS secara global pada periode 2025–2027.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Mars, Incorporated meluncurkan Mars Impact Fund dan menyalurkan pendanaan sebesar 3 juta dolar AS untuk mendukung program pemberdayaan komunitas serta ketahanan sosial di wilayah penghasil kakao di Indonesia.
  • Who?
    Mars, Incorporated bekerja sama dengan Save the Children Indonesia. Pernyataan disampaikan oleh Michelle Grogg, Marlyn Sumbung, dan Dessy Kurwiany Ukar sebagai perwakilan kedua lembaga.
  • Where?
    Program difokuskan di wilayah penghasil kakao Sulawesi Selatan, Indonesia, dengan peluncuran resmi diumumkan dari Makassar.
  • When?
    Peluncuran dilakukan pada Kamis, 26 Februari 2026. Pendanaan berlangsung selama tiga tahun dalam periode awal implementasi program.
  • Why?
    Pendanaan diberikan untuk memperkuat inklusi keuangan desa, meningkatkan ketahanan komunitas petani kakao, memberdayakan perempuan dan pemuda, serta mendukung perlindungan anak dan adaptasi terhadap perubahan iklim.
  • How?
    Dana dialokasikan melalui pengembangan 85 Kelompok Simpan Pinjam Desa (VSLA), pembentukan kelompok perlindungan anak di 115 desa, serta pelatihan praktik pertanian ramah iklim bagi sekitar 17.250 petani.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times – Mars, Incorporated, perusahaan global dalam makanan ringan, perawatan hewan kesayangan dan makanan, mengumumkan peluncuran Mars Impact Fund. Ini merupakan kendaraan filantropi tingkat perusahaan yang dirancang untuk mempercepat dampak sosial berkelanjutan di komunitas tempat Mars beroperasi.

Dana tersebut diberikan kepada Save the Children sebagai salah satu penerima pendanaan awal senilai $3 juta selama tiga tahun. Dana dimaksudkan untuk membantu pengembangan Kelompok Simpan Pinjam Desa (VSLA), serta memperkuat program ketahanan komunitas di daerah penghasil kakao di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan.

1. Mars Impact Fund perkuat inklusi keuangan dan ketahanan komunitas

MARS meluncurkan Mars Impact Fund untuk mendukung pengembangan Kelompok Simpan Pinjam Desa dan proyek ketahanan komunitas di daerah penghasil kakao di Indonesia. (Dok. IDN Times)

Direktur Eksekutif Mars Impact Fund, Michelle Grogg, mengatakan bahwa pendekatan dampak sosial perusahaan berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat setempat. “Menciptakan dampak dimulai dengan mendengarkan komunitas dan bekerja dengan mitra yang memahami kebutuhan lokal,” ujar Michelle Grogg dalam keterangan tertulis, Kamis (26/2/2026).

“Kami senang bekerja sama dengan Save the Children untuk memajukan inklusi keuangan, diversifikasi pendapatan, dan praktik ramah iklim – semua hal penting untuk meningkatkan mata pencaharian dan memperkuat ketahanan.”

Inisiatif ini akan melengkapi proyek Mars Village Cluster yang dipimpin oleh bisnis kakao Mars, yang selama ini berfokus pada peningkatan produktivitas dan agroforestri. Pendanaan baru ini diharapkan memperluas peran VSLA sebagai penggerak perubahan ekonomi di tingkat desa.

Selain itu, program ini juga diarahkan untuk membangun kapasitas organisasi masyarakat sipil lokal dan para penggerak komunitas agar mampu memimpin dan mereplikasi pendekatan serupa secara mandiri. Dengan demikian, dampak program diharapkan berlanjut bahkan setelah periode proyek berakhir.

Presiden Direktur PT Mars Symbioscience Indonesia, Marlyn Sumbung, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat di sentra kakao Indonesia.

“Program kemitraan dengan Save the Children merupakan wujud nyata komitmen Mars di Indonesia dalam mendukung pemberdayaan komunitas dan ketahanan sosial di daerah-daerah penghasil kakao," ujarnya. “Melalui pengembangan Kelompok Simpan Pinjam Desa (VSLA) dan inisiatif ketahanan komunitas lainnya, kami percaya bahwa pemberdayaan ekonomi perempuan dan praktik pertanian yang ramah iklim akan membuka peluang baru bagi petani dan keluarga mereka. Mars di Indonesia berkomitmen untuk terus menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, memperkuat ketahanan komunitas, dan mendukung kesejahteraan generasi masa depan di Indonesia.”

2. Target 85 VSLA, 17.250 petani dan 115 desa

MARS meluncurkan Mars Impact Fund untuk mendukung pengembangan Kelompok Simpan Pinjam Desa dan proyek ketahanan komunitas di daerah penghasil kakao di Indonesia. (Dok. IDN Times)

Melalui pendanaan ini, Mars Impact Fund akan mendukung sejumlah fokus utama. Dari sisi pemberdayaan ekonomi, sebanyak 85 VSLA akan dikembangkan untuk mendorong tabungan dan investasi dalam kegiatan produktif. Program ini ditargetkan memberi manfaat bagi 17.250 petani, dengan 60 persen di antaranya merupakan perempuan.

Dalam aspek ketahanan sosial, perempuan dan pemuda akan didorong untuk terlibat aktif dalam pengambilan keputusan melalui forum lintas pemangku kepentingan serta penyusunan Rencana Aksi Komunitas.

Untuk kesejahteraan anak, program ini juga akan membentuk kelompok perlindungan anak terintegrasi di 115 desa yang menangani isu pekerja anak, tingkat kehadiran sekolah, dan pengasuhan positif.

Sementara dalam aspek adaptasi iklim, komunitas akan dibekali rencana kesiapsiagaan bencana dan praktik pertanian ramah iklim guna menghadapi tantangan perubahan cuaca yang semakin ekstrem.

CEO Save the Children Indonesia, Dessy Kurwiany Ukar, menilai kolaborasi jangka panjang dengan Mars telah memberikan dampak nyata di tingkat komunitas.

“Kolaborasi jangka panjang antara Save the Children dan Mars mencerminkan dedikasi bersama kami untuk meningkatkan kesejahteraan anak, memperluas peluang bagi perempuan dan anak perempuan, serta memperkuat rantai pasok yang tangguh. Selama lebih dari satu dekade, kami telah menerjemahkan komitmen global menjadi aksi nyata di tingkat komunitas,” ujarnya.

“Di Indonesia, kami telah menghadirkan solusi yang dipimpin secara lokal untuk memberdayakan perempuan, melibatkan pemuda, dan memperkuat sistem perlindungan anak di komunitas petani kakao—membantu mereka mengatasi tantangan sosial ekonomi. Bersama Mars, kami menciptakan jalur menuju ketahanan ekonomi, partisipasi bermakna dalam pembangunan komunitas, dan hasil yang lebih baik untuk anak.”

3. Jejak 14 tahun kemitraan dan komitmen filantropi hingga 2028

Mars Cocoa Research Station (MCRS), fasilitas penelitian kakao milik Mars yang terletak di Desa Attangsalo, Kecamatan Ma'rang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. (IDN Times/Aan Pranata)

Secara global, Mars telah bermitra dengan Save the Children selama lebih dari 14 tahun untuk memajukan kesejahteraan anak, pemberdayaan ekonomi perempuan, dan rantai pasok tangguh. Sejak 2011, Mars dan Mars Snacking Foundation telah menginvestasikan sekitar 24 juta dolar AS dalam empat pilar strategis, yakni kesehatan mulut dan kesejahteraan anak, perlindungan dari pekerjaan berbahaya, tanggap darurat, dan keterlibatan karyawan.

Di Indonesia, kemitraan ini telah menjangkau lebih dari 50 ribu peserta di 92 desa di Sulawesi Selatan melalui tiga program utama yang berfokus pada penguatan ketahanan komunitas dan peluang ekonomi.

Melalui program GrowHer Kakao, sebanyak 70 persen pasangan peserta dilaporkan menerapkan praktik rumah tangga kolaboratif. Sebanyak 40 desa juga memasukkan prioritas perempuan dalam perencanaan dan anggaran lokal dengan nilai antara Rp800 juta hingga Rp997 juta pada periode 2023–2024. Selain itu, 158 rumah tangga melaporkan peningkatan pendapatan dari usaha alternatif yang dipimpin perempuan.

Program Reaching Farmers in Cocoa Supply Chain mendorong pembentukan 40 kelompok perlindungan anak yang kemudian direplikasi di 71 desa lainnya. Komitmen institusional juga diperkuat melalui peraturan dan surat edaran tentang pencegahan tenaga kerja anak serta alokasi dana desa lebih dari Rp339 juta untuk perlindungan anak.

Mars Impact Fund dirancang untuk melengkapi upaya keberlanjutan perusahaan serta kegiatan yayasan yang telah berjalan. Dana ini akan berfokus pada tiga prioritas utama, yakni meningkatkan ketahanan komunitas sumber daya, mengembangkan jalur karier ilmuwan di bidang pangan, pertanian, dan perawatan hewan, serta meningkatkan kesejahteraan hewan pendamping melalui akses perawatan veteriner.

Secara total, Mars Impact Fund akan menggelontorkan dana sebesar 85 juta dolar AS pada periode 2025–2027. Mulai 2028 dan seterusnya, perusahaan memperkirakan akan mendistribusikan sedikitnya 50 juta dolar AS per tahun sebagai tambahan modal filantropi.

Sebagai perusahaan milik keluarga, Mars menegaskan komitmennya untuk menjadikan bisnis sebagai kekuatan untuk kebaikan. Peluncuran Mars Impact Fund menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat ketahanan komunitas dan menciptakan dampak sosial berkelanjutan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Editorial Team