Jumlah Penerima Bansos Kusta di Sulsel Naik Jadi 482 Orang

- Pemerintah Provinsi Sulsel memperluas bantuan sosial bagi penyandang kusta pada 2026, dengan jumlah penerima naik menjadi 482 orang dari sebelumnya 458 orang.
- Total anggaran bansos kusta mencapai sekitar Rp800–900 juta per tahun, namun baru sekitar separuh dari total penyandang kusta di Sulsel yang terakomodasi.
- Bantuan tunai Rp150 ribu per bulan ini bersifat stimulan untuk menambah pendapatan dan membantu penyandang kusta menghadapi keterbatasan sosial serta stigma masyarakat.
Makassar, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memperluas jangkauan bantuan sosial bagi penyandang kusta pada 2026. Jumlah penerima tercatat meningkat menjadi 482 orang, dari sebelumnya 458 orang pada 2025.
Penambahan penerima baru berasal dari Kabupaten Toraja Utara sebanyak 24 orang. Sebelumnya, penerima bansos didominasi warga Kota Makassar sebanyak 400 orang dan Kabupaten Soppeng sebanyak 58 orang.
Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp150 ribu per bulan. Bantuan tersebut disalurkan selama satu tahun.
1. Upaya jangkau lebih banyak penerima

Kepala Dinas Sosial Sulsel, Abdul Malik Faisal, mengatakan perluasan penerima ini merupakan upaya pemerintah untuk menjangkau lebih banyak penyandang kusta. Selain itu, program penanganan pengentasan kemiskinan di tingkat provinsi juga terus berjalan.
"Seperti salah satu yang tetap jalan yang kita lakukan adalah bagaimana menyiapkan anggaran untuk bantuan sosial kepada masyarakat kita penyandang eks kusta," Malik, Sabtu (11/4/2026).
2. Masih ada penyandang kusta belum terakomodasi

Di Sulsel, jumlah penyandang kusta diperkirakan mencapai sekitar 1.000 orang. Namun, belum semuanya terakomodasi dalam program bantuan sosial tersebut. Sebagian penyandang kusta juga belum mengakses bantuan karena enggan mengajukan permohonan.
"Penyandang kusta ini tidak semua juga mau minta bantuan," kata Malik.
Total anggaran yang disiapkan untuk program bansos kusta ini berkisar Rp800-900 juta per tahun. Pada tahun sebelumnya, sekitar separuh dari total penyandang kusta telah menerima bantuan dari pemerintah provinsi.
Tahun ini, penerima lama kembali mendapatkan bansos bersama dengan penyandang kusta yang belum terakomodasi pada tahun sebelumnya.
3. Bansos jadi stimulan untuk tambah pendapatan yang sudah ada

Program bansos ini menjadi bagian dari upaya pengentasan kemiskinan di daerah. Bantuan bersifat stimulan untuk membantu tambahan pendapatan penerima di tengah keterbatasan sosial yang masih mereka hadapi, termasuk tantangan stigma yang masih menyulitkan interaksi dengan masyarakat umum.
"Karena dengan kondisi sosial yang mereka mendapatkan ini, itu agak sulit untuk melakukan interaksi dengan masyarakat umum lainnya," kata Malik.


















