Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jelang Idul Adha, Pasokan Daging di Sulsel Tak Terganggu PMK Hewan

Jelang Idul Adha, Pasokan Daging di Sulsel Tak Terganggu PMK Hewan
Ilustrasi ternak sapi. (ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah)
Share Article

Makassar, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memastikan stok pasokan daging hewan kurban untuk wilayahnya tetap terpenuhi di tengah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Jawa Timur dan Aceh. 

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel, Taufiq, mengatakan sejauh ini sudah ada sekitar 57.000 ekor hewan kurban yang disiapkan. Jumlah tersebut justru naik dibandingkan tahun lalu sekitar 40.000 ekor.

"Ada kenaikan karena kita prediksi tahun kemarin masih ada COVID-19. Artinya mungkin ada kelonggaran sekarang sehingga ada kabupaten sudah mempersiapkan," kata Taufiq kepada wartawan di sela-sela rapat koordinasi terkait PMK di Four Points Hotel Makassar, Selasa (17/5/2022).

1. Swasembada daging masih terjaga

Ilustrasi pemeriksaan hewan ternak. (ANTARA FOTO/Siswowidodo)
Ilustrasi pemeriksaan hewan ternak. (ANTARA FOTO/Siswowidodo)

Taufiq menuturkan, Sulsel sejauh ini masih dinyatakan bebas dari wabah PMK. Dengan begitu, ketersediaan hewan ternak juga masih cukup apalagi setiap kabupaten dan kota juga telah menyediakan hewan ternak.

"Swasembada daging kita tetap terjaga. Makanya kita harus ada kewaspadaan. Mudah-mudahan stakeholder bisa membantu kita kalau misalnya ada ditemukan (kasus PMK), bisa dilaporkan secepatnya ke dinas untuk diperiksa untuk penyakit apa," kata Taufiq.

2. Stok daging dipastikan cukup

ilustrasi hewan ternak sapi (Unsplash.com/Annie Spratt)
ilustrasi hewan ternak sapi (Unsplash.com/Annie Spratt)

Sementara itu, Kepala Balai Karantina Pertanian Makassar, Lutfhi Natsir, mengatakan kebutuhan daging kurban secara nasional tahun ini diperkirakan hanya 10 persen. Dengan demikian, stok yang ada sekarang dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan daging saat Idul Adha.

"Kalau tidak salah sekitar 7 juta ekor, yang dibutuhkan hanya 600 ribu. Dipastikan untuk kebutuhan daging hewan menghadapi hari Idul Adha terpenuhi. Tidak akan ada semacam hambatan," kata Luthfi.

3. Pencegahan dini mulai disiapkan

Ilustrasi penjual kambing (ANTARA FOTO/Rahmad)
Ilustrasi penjual kambing (ANTARA FOTO/Rahmad)

Kasus penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak telah dilaporkan di beberapa daerah di Indonesia, seperti Jawa Timur dan Aceh. Namun sejauh ini, Sulsel belum melaporkan adanya kasus PMK tersebut.

Sebelum menemukan kasus, Balai Karantina telah mematangkan antisipasi dan mitigasi untuk mencegah penyakit tersebut. Di antaranya memberikan semacam treatment bagi hewan ternak, vaksinasi dan mengawasi lalu lintas perdagangan hewan ternak.

"Kalau sudah ada pencegahan dini, ada monitoring, ada pemantauan dan kalau ternak sudah terjangkit, kentara dari mulutnya. Insyaallah Sulsel belum ada gejala dan belum ada laporan mengenai adanya penyakit PMK" kata Luthfi.

Share Article
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
Ashrawi Muin
Irwan Idris
EditorIrwan Idris

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Polisi Tangkap Remaja Pembunuh-Pemerkosa Siswi SD di Makassar

27 Mei 2026, 17:36 WIBNews