Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Geng Motor di Makassar Terus Berulah, Seorang Pria Terkena Anak Panah
Kawanan geng motor menyerang sebuah pos warga di Kecamatan Manggala, Makassar, Kamis dini hari (6/7/2023). (Dok. Istimewa)

Makassar, IDN Times - Seorang warga terkena anak panah saat kelompok geng motor melakukan penyerangan di pos Kamtibmas BTN Makkio Baji, Bangkala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Kamis (6/7/2023).

Warga yang terluka bernama Muhammad Agung (18) warga BTN Makkio Baji. Korban terkena anak panah di telapak tangan kanannya, busur atau anak panah tersebut tembus. Korban pun langsung dilarikan ke RS Daya.

Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polrestabes Makassar AKBP Ridwan J.M Hutagaol, mengatakan kasus penyerangan yang terjadi pukul 03.00 Wita itu sedang diselidiki.

"Jadi kami tadi sudah ke TKP (tempat kejadian perkara) tadi, kami sudah melakukan pengecekan CCTV di lokasi dan sementara kita selidiki pelakunya," ungkap AKBP Ridwan kepada wartawan di Polrestabes.

1. Polisi selidiki CCTV di lokasi penyerangan

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Ridwan Hutagaol. (Dahrul Amri/IDN Times Sulsel)

Aksi para pelaku yang diduga berjumlah 10 orang menggunakan 5 unit sepeda motor, melakukan aksi penyerangan terhadap sejumlah pemuda yang sedang asik nongkrong di pos tersebut. Aksi kekerasan ini terekam CCTV.

"Korban sementara nongkrong dan dipantau sama pelaku, mereka tiba-tiba datang beberapa orang naik motor langsung menyerang memakai alat busur (panah), ini terekam CCTV. Ada satu korban," jelas Ridwan.

2. Warga sebut korban sedang main game online

Seorang pemuda di Makassar terkena anak panah yang dilepaskan geng motor. (Istimewa)

Sementara itu menurut keterangan warga BTN Makkio Baji, ADN (29), korban dan tiga temannya sedang duduk-duduk bermain game online di pos Kamtibmas tersebut. Para pelaku datang dan langsung menyerang.

"Sementara itu anak-anak main game online di pos, pelaku langsung datang dan menyerang pakai busur. Ada beberapa temannya (Agung) yang langsung lari berhamburan. Tidak tahu juga masalah apa," ujar ADN. 

3. Polsek juga mendalami penyerangan geng motor

Kapolsek Manggala Kompol Syamsuardi. (IDN Times/Dahrul Amri)

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Manggala Kompol Syamsuardi mengatakan, terkait peristiwa penyerangan itu pihaknya masih menyelidiki di lapangan, termasuk mengambil rekaman CCTV di lokasi.

"Soal penyerangan itu masih sementara kita dalami kasusnya. Kami juga belum bisa mengambil kesimpulan terkait peristiwa itu. Sudah saya minta anggota untuk melakukan pendalaman di lokasi" singkatnya.

Editorial Team

Related Article