Makassar, IDN Times - Dinas Kesehatan Kota Makassar mengungkap mobilitas orang dengan HIV (ODHIV) menjadi salah satu tantangan dalam penanganan HIV. Sebagian pasien yang mengakses pengobatan di Makassar ternyata berdomisili di luar daerah.
Epidemiolog Kesehatan Ahli Madya sekaligus Penanggung Jawab Program HIV AIDS dan IMS Dinkes Makassar, Harfianti Firman, mengatakan saat ini terdapat lebih dari 5.500 ODHIV yang aktif mengakses pengobatan di Makassar.
Sementara itu, jumlah temuan kasus HIV secara keseluruhan telah mencapai sekitar 15.000 kasus. Namun, angka tersebut tidak seluruhnya berasal dari warga Kota Makassar.
"Mereka yang datang berobat di Makassar tidak semuanya berdomisili di Makassar. Ada yang berasal dari Papua, Kalimantan, Jawa dan daerah lainnya," kata Harfianti, Senin (28/9/2026).
