Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

85 Hibah BIMA 2026, UMI Tunjukkan Daya Saing Nasional

85 Hibah BIMA 2026, UMI Tunjukkan Daya Saing Nasional
Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Dok. Humas UMI
Intinya Sih
  • UMI meraih 85 judul hibah Program BIMA 2026, terdiri dari 54 penelitian dan 31 pengabdian masyarakat, menegaskan produktivitas riset serta kontribusi sosial kampus di tingkat nasional.
  • Capaian ini menunjukkan meningkatnya kualitas proposal dosen, termasuk dosen pemula yang berhasil lolos pendanaan nasional, mencerminkan regenerasi akademisi dan budaya riset yang semakin kuat.
  • Rektor UMI menegaskan keberhasilan ini hasil kerja kolektif sivitas akademika dalam memperkuat ekosistem riset, inovasi, dan pengabdian sebagai wujud implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times - Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih 85 judul hibah Program BIMA Tahun 2026. Capaian ini menegaskan penguatan budaya riset dan pengabdian di lingkungan kampus yang semakin produktif dan berdampak.

Dari total tersebut, 54 judul merupakan penelitian yang memperoleh pendanaan melalui berbagai skema strategis, seperti penelitian On Going tahun ke-2, Pascasarjana, Fundamental Reguler, Prototype, hingga Penelitian Dosen Pemula.

Sementara itu, 31 judul lainnya berasal dari program pengabdian kepada masyarakat, mencakup Pemberdayaan Desa Binaan, Kemitraan Masyarakat, hingga Inovasi Seni Nusantara.

1. Komitmen ilmu berdampak

ilustrasi penelitian (pexels.com/Mikal Mc Leod)
ilustrasi penelitian (pexels.com/Mikal Mc Leod)

Tak hanya meningkat secara jumlah, capaian ini juga mencerminkan kualitas proposal dosen UMI yang semakin kompetitif di tingkat nasional. Bahkan, sejumlah dosen pemula berhasil menembus pendanaan hibah untuk pertama kalinya, menandai tumbuhnya regenerasi akademisi di kampus tersebut.

"Keberhasilan ini turut menandai tumbuhnya regenerasi akademisi, dengan hadirnya dosen-dosen yang untuk pertama kalinya berhasil menembus pendanaan hibah nasional," tuturnya.

Rektor UMI, Hambali Thalib, menyampaikan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar prestasi administratif, melainkan bentuk kepercayaan negara yang harus diwujudkan dalam kontribusi nyata.

“Capaian ini kita syukuri bersama. Ini bukan hanya soal jumlah hibah, tetapi tentang kualitas gagasan, kejujuran akademik, dan komitmen menghadirkan ilmu yang bermanfaat. Setiap penelitian dan pengabdian adalah amanah Catur Dharma yang harus berdampak bagi umat dan bangsa,” ujarnya.

2. Bukti kualitas proposal dosen

Ilustrasi wanita sedang melakukan proofreading proposal penelitian (pexels.com/Ron Lach)
Ilustrasi wanita sedang melakukan proofreading proposal penelitian (pexels.com/Ron Lach)

Ia juga menilai meningkatnya jumlah proposal yang lolos, termasuk dari dosen pemula, sebagai sinyal positif bagi masa depan riset UMI yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Ke depan, UMI mendorong agar setiap riset tidak berhenti pada laporan, tetapi menghasilkan publikasi, inovasi, hingga solusi konkret bagi masyarakat.

"Inilah wajah UMI sebagai kampus yang tidak hanya berepurasi tetapi juga berdampak," kata Hambali

Peran strategis juga datang dari LP2S UMI dan LPkM UMI yang dinilai konsisten melakukan pendampingan dan pembinaan kualitas proposal dosen.

3. UMI perkuat inovasi dan riset

Ilustrasi melakukan riset pasar (freepik.com/freepik)
Ilustrasi melakukan riset pasar (freepik.com/freepik)

Menurut Rektor, capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika dalam membangun ekosistem akademik yang unggul dan kompetitif.

“Keberhasilan ini tidak lahir secara instan. Ini adalah buah dari kerja bersama, dari proses panjang pembinaan, pendampingan, dan komitmen seluruh sivitas akademika. Kami menyampaikan terima kasih kepada LP2S dan LPkM yang terus membersamai dosen dalam meningkatkan kualitas riset dan pengabdian di UMI,” tegasnya.

Sebagai perguruan tinggi terakreditasi unggul pertama di luar Jawa dan salah satu PTS terbaik di Indonesia Timur, UMI terus memperkuat implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi, pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta komitmen ke-UMI-an dan pendidikan karakter.

Dengan tren yang terus meningkat, UMI optimistis mampu memperluas kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat, sekaligus memperkokoh posisinya sebagai kampus bereputasi dan berdampak di tingkat nasional maupun global.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More