Anggota geng motor pelaku tawuran di Makassar ditangkap polisi, Senin (21/7/2025). IDN Times/Darsil Yahya
Arya menegaskan, menjaga keamanan Kota Makassar tidak bisa hanya dilakukan oleh polisi.
Menurutnya, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga masyarakat harus terlibat dalam menjaga situasi tetap kondusif.
"Kita punya niat yang sama untuk menjaga situasi Makassar tetap kondusif. Ini tidak bisa dikerjakan oleh polisi sendiri," ujarnya.
Masyarakat diminta menjadi polisi bagi dirinya sendiri dengan melakukan langkah sederhana, seperti mengunci kendaraan, mengunci pagar rumah, tidak menonton aksi tawuran, dan tidak nongkrong di jalan pada malam hari tanpa kepentingan.
Warga juga diminta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar apabila melihat aktivitas mencurigakan. Selain itu, peran RT, RW, lurah, camat, tokoh masyarakat, FKPM, Linmas, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa dinilai penting dalam mencegah kejahatan.
"Semua harus bergerak bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif," katanya.
Arya yang juga pernah bertugas di luar negeri sebagai bagian dari pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Haiti pada 2012 ini kembali menekankan pentingnya perhatian orangtua terhadap anak-anak.
Menurutnya, anak-anak harus dijauhkan dari lingkungan yang berpotensi mendorong mereka terlibat dalam tindak pidana. "Harapannya sama-sama kita menciptakan situasi yang kondusif di Kota Makassar," tutupnya.