Makassar, IDN Times - Sebanyak 24 ekor hewan ternak dilaporkan suspek atau diduga terkena penyakit mulut dan kuku (PMK). Laporan tersebut berasal yakni tujuh ekor kerbau dari Kabupaten Toraja Utara dan 17 ekor kerbau lagi dari Kabupaten Tana Toraja.
Kepala Balai Besar Veteriner Maros, Risman Mangidi, membenarkan laporan kasus tersebut. Pihaknya telah memeriksa sampel dari kerbau-kerbau tersebut.
"Memang sih ada gejala. Ada air liur yang berlebihan. Tapi kami sudah ambil sampelnya. Tinggal menunggu hasil pemeriksaannya," kata Risman saat dikonfirmasi IDN Times via telepon, Kamis (7/7/2022).
