Comscore Tracker

Kepulauan Togean, Surga Pencinta Laut Favorit Wisatawan Mancanegara

Kepulauan Togean jadi destinasi wisata andalan di Sulteng

Palu, IDN Times – Keindahan kawasan pantai dan laut di Sulawesi Tengah patut menjadi primadona destinasi wisata unggulan di Indonesia. Taman Nasional Kepulauan Togean di Kabupaten Tojo Unauna, salah satunya. Daerah tersebut memiliki panorama memukau yang tidak kalah dari tempat wisata lain.

Kepulauan Togean terletak di kawasan Teluk Tomini. Diresmikan menjadi TNKT sejak 2004. Ada enam pulau besar di kawasan Togean dengan gugusan pulau-pulau kecil nan indah yang mengelilingi.

Masing-masing pulau memiliki ciri khasnya, mulai dari keindahan bawah laut dengan ribuan jenis terumbu karang, sekelompok ubur-ubur tak menyengat, gunung vulkanik di Pulau Una-Una hingga keindahan sunset sebagai pelengkapnya.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai TNKT, Oktovianus, mengatakan, situasi pandemik COVID-19 berdampak besar pada kunjungan wisatawan di Togean. Pemerintah setempat memang sengaja menutup tempat wisata bagi seluruh pengunjung saat awal pandemik menyerang Sulawesi Tengah. Togean kembali dibuka mulai September 2020 lalu.

“Sebelum pandemik banyak kegiatan dan festival yang dilaksanakan di Taman Nasional Kepulauan Togean, namun sejak munculnya virus Corona maka semuanya ditiadakan,” kata Oktovianus, Kamis (10/6/2021).

1. Sekarang sudah bisa berlibur di Kepulauan Togean tapi wajib terapkan protokol kesehatan

Kepulauan Togean, Surga Pencinta Laut Favorit Wisatawan MancanegaraTransplantasi karang di Kawasan Taman Nasional Kepulauan Togean (TNKT) Tojo Unauna, Sulawesi Tengah. IDN Times/Istimewa

Sejak dibuka kembali September 2020 lalu, pemerintah memberi aturan ketat untuk wisatawan. Tak hanya pemeriksaan suhu tubuh dan surat berbadan sehat, wisatawan diwajibkan memiliki surat rapid tes non reaktif.

Oktovianus mengatakan, semua pemeriksaan wisatawan dilakukan di pelabuhan sebelum menuju Kepulauan Togean. Saat berada di pulau, wisatawan juga diwajibkan menerapkan protokol kesehatan. “Sekarang tetap ada juga satgas COVID-19 dan wajib masker dan tidak berkerumun,” terang Oktovianus.

2. Kepulauan Togean jadi primadona bagi wisatawan mancanegara

Kepulauan Togean, Surga Pencinta Laut Favorit Wisatawan MancanegaraPemukiman masyarakat suku laut di salah satu pulau di kawasan Taman Nasional Kepulauan Togean, Kabupaten Tojo Unauna, Sulawesi Tengah. IDN Times/Istimewa

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Sulawesi Tengah, Nurhalis Lauselang menyebutkan, pada 2018 lalu jumlah wisatawan yang berkunjung ke Taman Nasional Kepulauan Togean mencapai 264.199 orang.

Jumlah tersebut jadi bukti bahwa Togean digandurungi para pencinta wisata laut. Mereka rela merogoh kocek, karena biaya yang harus dikeluarkan para pengunjung terbilang cukup tinggi. Sebab, akses ke Togean harus melalui Kota Palu, ibu kota Sulawesi Tengah.

“Kalau wisatawan asing yah hitung biaya perjalanan dari Kota Palu, dari pelabuhan ke pulau dan biaya tiket masuk dan lain-lain. Kalau wisata lain di Sulteng ada yang juga ramai dikunjungi namun belum dipungut biaya masuk,” kata Nurhalis, Kamis (10/6/2021).

Baca Juga: 5 Jajanan Khas Malam Hari di Pesisir Pantai Talise Teluk Palu

3. Wisatawan bisa belajar berbagai kebudayaan khas dari Suku Laut di Kepulauan Togean

Kepulauan Togean, Surga Pencinta Laut Favorit Wisatawan MancanegaraAktivitas nelayan jelang malam hari di kawasan Taman Nasional Kepulauan Togean, Kabupaten Tojo Unauna, Sulawesi Tengah. IDN Times/Kristina Natalia

Selama masa pandemik, Dinas Pariwisata Sulawesi Tengah terus berupaya promosi wisata melalui media sosial. Nurhalis mengatakan, pihaknya juga menyediakan paket liburan di Sulteng, termasuk di Kepulauan Togean yang indah.

Di Togean, kata Nurhalis, keindahan pariwisata bukan hanya terletak pada panorama memukau di bawah laut. Lebih dari itu, kata dia, wisatawan bisa melihat langsung aktivitas kebudayaan masyarakat Suku Laut yang beragam di masing-masing pulau di Togean.

“Menangkap ikan di laut hingga aktivitas maupun tradisi masyarakat Suku Laut. Kalau mau liburan tanpa jaringan telepon yah Kepulauan Togean yang paling tepat,” ucap Nurhalis.

Baca Juga: Mengunjungi Agrowisata Palu, Wisata Petik Buah Pertama di Sulteng

Topic:

  • Irwan Idris

Berita Terkini Lainnya