Comscore Tracker

Ngeri! Ular Sanca 4 Meter Muncul di Pemukiman saat Banjir di Makassar

Ular sanca itu membuat geger warga di Tamalete Makassar

Makassar, IDN Times - Tim penanganan penyelamatan hewan (Animal Rescue) Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mengevakuasi ular sanca yang muncul di pemukiman warga.

Proses evakuasi ular yang muncul saat banjir di Makassar itu, dilaksanakan setelah petugas mendapat laporan dari warga di Jalan Tanggul Patompo, Kecamatan Tamalate, Rabu (8/12/2021), sekitar pukul 09.30 WITA.

"Evakuasi ular berukuran 4 meter," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Damkar Makassar Hasanuddin dalam keterangan tertulisnya, saat dikonfirmasi Rabu petang.

1. Ular dievakuasi dari lingkungan warga

Ngeri! Ular Sanca 4 Meter Muncul di Pemukiman saat Banjir di MakassarIlustrasi Ular Piton, ANTARA FOTO/Abriawan Abhe

Hasanuddin mengatakan, ular dievakuasi dari lingkungan warga setempat. Kemunculan ular dipemukiman warga diduga karena terseret arus banjir yang terjadi di Makassar.

Kemunculan ular ini menurut Hasanuddin, bahkan sempat membuat ketakutan warga setempat mengingat ukuran ular cukup besar. "Pasti dengan (ukuran) ular sebesar itu," imbuh Hasanuddin.

2. Ular sudah dievakuasi

Ngeri! Ular Sanca 4 Meter Muncul di Pemukiman saat Banjir di MakassarIlustrasi. Ular piton atau sawah yang masuk ke pemukiman warga (IDN Times/Ervan Masbanjar)

Lebih lanjut kata Hasanuddin, ular sanca itu kini sudah dibawa ke posko Damkar Makassar. Pihak damkar sementara berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk penanganan reptil ini.

Damkar mengimbau, agar masyarakat selalu waspada dengan kemunculan hewan mau pun bentuk kejadian lain di musim hujan seperti ini. Terlebih karena banjir merendam pemukiman warga.

Baca Juga: Banjir Makassar, Warga: Jalan AP Pettarani Kayak Sungai

3. Tamalate, satu dari enam kecamatan terdampak parah banjir di Makassar

Ngeri! Ular Sanca 4 Meter Muncul di Pemukiman saat Banjir di MakassarBanjir di Jalan AP Pettarani Makassar. IDN Times/Sahrul Ramadan

Kecamatan Tamalate merupakan satu dari enam kecamatan terdampak parah banjir di Makassar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mencatat, sebanyak 3.206 orang terdampak.

Mereka berasal dari enam kecamatan. Selain Tamalate, warga terdampak banjir di Panakkukang, Rappocini, Manggala, Tamalanre, dan terparah adalah di Biringkanaya.

Baca Juga: 3 Penyebab Utama Banjir di Makassar Menurut WALHI Sulsel

Topic:

  • Irwan Idris

Berita Terkini Lainnya