Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Propam Periksa 7 Polisi Usut Kematian Rafli yang Tewas Diduga Ditembak

Kota Makassar
2 min read
Propam Periksa 7 Polisi Usut Kematian Rafli yang Tewas Diduga Ditembak
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, Senin (28/9/2026). IDN Times/Darsil Yahya
  • Propam Polda Sulsel memeriksa tujuh anggota polisi, termasuk Kapolsek, serta warga yang melihat kejadian di Makassar.

  • Otopsi menemukan luka tembak di punggung Rafli yang tembus ke lengan.

  • Polisi masih menunggu uji balistik untuk mengetahui jenis proyektil yang menyebabkan kematian Rafli.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling ditunggu dari penyelidikan kasus Rafli?
Share Article

Makassar, IDN Times - Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan terus melakukan penyelidikan terkait kematian Rafli Ramadhani alias Pingky, remaja 19 tahun yang diduga tewas ditembak polisi saat penanganan bentrokan antarwarga di Jl Kandea, Kota Makassar.

  1. 1. Kapolsek ikut diperiksa

    Default Image
    Default Image

    Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto menyebut, polisi yang diperiksa kini berjumlah 7 orang, termasuk Kapolsek dan warga yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

    "Jadi sampai dengan saat ini Polda Sulawesi Selatan, khususnya dari Propam, sudah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh anggota yang pada saat itu melaksanakan tugas, termasuk juga kapolsek dan warga yang melihat kejadian tersebut," ucap Didik kepada wartawan, Senin (28/9/2026).

  2. 2. Autopsi temukan luka tembak di punggung Rafli

    Kabiddokkes Polda Sulsel, Muhammad Haris saat menyampaikan temuan pemeriksaan jenazah remaja Kandea Makassar yang tewas ditembak. IDN Times/
    Kabiddokkes Polda Sulsel, Muhammad Haris saat menyampaikan temuan pemeriksaan jenazah remaja Kandea Makassar yang tewas ditembak. IDN Times/Darsil Yahya

    Polisi telah melakukan autopsi terhadap jenazah Rafli dan hasilnya memang terdapat luka tembak di bagian punggung atau di sebelah kiri yang tembus ke lengan.

    "Nah, itulah sebab kematian dari saudara Rafli. Proses hukum tetap dilaksanakan, tetapi proses perusakan dari pos mitigasi juga tetap kita lakukan. Jadi semuanya jalan," kata Didik.

  3. 3. Polisi tunggu hasil uji balistik

    Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto didampingi Kapolrestabea Makassar, Kombes Pol Arya Perdana dan Kakak Korban Rafly, Hasr
    Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto didampingi Kapolrestabea Makassar, Kombes Pol Arya Perdana dan Kakak Korban Rafly, Hasrullah (40) saat jumpa pers di Biddokes Polda Sulsel, Minggu (27/9/2026). IDN Times/Darsil Yahya

    Sementara untuk mengetahui jenis proyektil apa yang membuat Rafli meregang nyawa, polisi masih menunggu hasil uji balistik. Apakah jenis peluru tajam atau karet.

    "Nanti akan ada uji balistik. Nah, ini yang kita tunggu uji balistiknya, apakah jenis ukurannya milimeternya berapa, peluru tajam atau peluru karet, atau jenis lain nanti akan ketahuan di situ," tuturnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More