Petugas melakukan pemeriksaan dan pengecekan peralatan pembangkit sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan dan optimalisasi daya mampu pasok Sistem Sulbagsel. (Dok. PLN UID Sulselrabar)
Gubernur Sulawesi Selatan mengatakan pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan PLN untuk memahami kondisi sistem dan mendukung proses pemulihan. Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah dan PLN juga mengevaluasi kondisi kelistrikan serta pengaturan beban yang masih terjadi di sejumlah wilayah.
“Saya bersama teman-teman dari PLN Regional Sulawesi hari ini berdiskusi dan melakukan evaluasi terkait kondisi kelistrikan serta pengaturan beban yang masih terjadi di beberapa wilayah,” ujar Gubernur Sulawesi Selatan.
Menurutnya, kondisi kelistrikan di Makassar saat itu telah menunjukkan perbaikan sehingga pengaturan beban dapat diminimalkan. Namun, sejumlah wilayah lainnya masih mengalami pengaturan beban karena kemampuan pasok sistem belum sepenuhnya kembali optimal.
“Untuk wilayah Makassar, kondisi sistem saat ini sudah semakin membaik sehingga pengaturan beban dapat diminimalkan. Namun, di beberapa wilayah lainnya masih terdapat pengaturan beban karena daya mampu pasok sistem belum sepenuhnya kembali optimal,” lanjutnya.
PLN memastikan kondisi Sistem Sulbagsel terus dipantau secara real time. Pengoperasian pembangkit dan sistem penyaluran disesuaikan dengan perkembangan daya mampu pasok serta kebutuhan beban.
Edyansyah mengatakan penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder menjadi bagian penting dalam proses pemulihan. PLN juga akan terus mengevaluasi kondisi sistem secara berkala untuk mempercepat pemulihan dan memperkuat kembali pasokan listrik di Sulbagsel.