Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pemprov Kebut Rekonstruksi Jalan Lingkas Unhas Senilai Rp6,3 Miliar

Pemprov Kebut Rekonstruksi Jalan Lingkas Unhas Senilai Rp6,3 Miliar
Pemprov Sulsel rekonstruksi Jalan Lingkar Unhas di Kecamatan Tamalanrea, Makassar. (Dok. Pemprov Sulsel)
Intinya Sih
  • Pemprov Sulsel melanjutkan rekonstruksi Jalan Lingkar Unhas sepanjang 879 meter di Tamalanrea dengan nilai kontrak Rp6,3 miliar, kini memasuki tahap betonisasi.
  • Gubernur Andi Sudirman menyebut proyek ini sebagai langkah strategis untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan konektivitas kawasan sekitar kampus Universitas Hasanuddin.
  • Warga mulai merasakan manfaat pembangunan karena akses transportasi menjadi lebih dekat dan praktis dibanding sebelumnya, meski proyek masih dalam proses penyelesaian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Makassar, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus melanjutkan rekonstruksi Jalan Lingkar Universitas Hasanuddin (Unhas) di Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar. Proyek infrastruktur yang digadang menjadi solusi pengurai kemacetan di kawasan kampus itu kini memasuki tahap betonisasi.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan progres pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 879 meter tersebut menunjukkan perkembangan signifikan. Ruas jalan itu terbagi dalam dua segmen, mencakup area di dalam maupun di luar kawasan kampus Universitas Hasanuddin.

Pekerjaan rekonstruksi Jalan Lingkar Unhas dibiayai melalui APBD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2026. Total pagu anggaran proyek itu mencapai sekitar Rp7,5 miliar dengan nilai kontrak sebesar Rp6,3 miliar.

1. Rekonstruksi ditargetkan urai kemacetan di sekitar kampus

IMG-20260614-WA0147.jpg
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. IDN Times/Asrhawi Muin

Andi Sudirman menyebut pembangunan Jalan Lingkar Unhas menjadi salah satu langkah strategis Pemprov Sulsel untuk mengatasi kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di sekitar kawasan kampus.

Menurutnya, jalan tersebut nantinya akan menjadi jalur alternatif bagi masyarakat sehingga tidak lagi harus melintasi area kampus untuk menuju sejumlah titik di Tamalanrea dan sekitarnya.

“Alhamdulillah progres rekonstruksi Jalan Lingkar Unhas terus berjalan dengan baik. Saat ini sudah memasuki tahap betonisasi,” kata Andi Sudirman, Senin (29/6/2026).

Ia menilai kehadiran ruas jalan ini tidak hanya penting untuk memperlancar arus kendaraan, tetapi juga meningkatkan konektivitas antarkawasan yang selama ini cukup terbatas.

2. Diharapkan dorong mobilitas dan pertumbuhan ekonomi

Pekerja perbaikan jalan di Desa Rama Nirwana, Seputih Raman. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
Ilustrasi perbaikan jalan. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).

Selain berfungsi sebagai pengurai kemacetan, Pemprov Sulsel menilai proyek ini akan memberi dampak lebih luas terhadap aktivitas masyarakat di kawasan sekitar.

Akses yang lebih mudah dinilai dapat mempercepat mobilitas harian warga, mulai dari aktivitas pendidikan, perdagangan, hingga kebutuhan transportasi umum.

Andi Sudirman berharap pengerjaan proyek ini dapat berjalan lancar hingga selesai, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

“Kami memohon dukungan masyarakat selama proses pengerjaan berlangsung. Semoga para pekerja dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lancar sehingga hasilnya maksimal dan manfaatnya dapat segera dinikmati bersama,” ujarnya.

3. Warga akui akses jadi lebih dekat

Ilustrasi jalan raya di Kota Denpasar (IDN Times/Ayu Afria)
Ilustrasi jalan raya. (IDN Times/Ayu Afria)

Manfaat pembangunan jalan itu mulai dirasakan warga sekitar. Salah seorang warga, Simon, mengaku akses transportasi kini lebih praktis dibanding sebelumnya.

Ia mengatakan sebelum jalur tersebut dibuka kembali, warga harus memutar lebih jauh dengan melewati kawasan kampus untuk menuju pasar maupun keluar dari lingkungan tempat tinggalnya.

“Sebelumnya kalau mau ke pasar harus memutar dan masuk lewat kampus, begitu juga saat keluar. Sekarang setelah jalur ini dibuka kembali dan dikerjakan, perjalanan jadi lebih dekat dan nyaman,” tuturnya.

Simon berharap proses pengerjaan bisa segera rampung agar akses yang lebih baik itu bisa dimanfaatkan secara penuh oleh masyarakat.

“Kami berharap pekerjaannya cepat selesai. Terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulsel atas perhatiannya sehingga akses kami menjadi lebih cepat,” sambungnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata

Latest News Sulawesi Selatan

See More