Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ditangkap, Pelaku Geng Motor Pembunuh Warga Makassar Berswafoto di Polsek
Sebuah foto pelaku geng motor saat dijenguk oleh teman dan keluarganya di Polsek Biringkanaya Makassar/Dok. istimewa
  • Foto sejumlah orang yang berpose di ruang tahanan Polsek Biringkanaya viral setelah mereka menjenguk pelaku kasus geng motor.

  • Kapolsek Biringkanaya menyebut orang-orang dalam foto adalah teman dan keluarga, bukan pelaku.

  • Polisi meningkatkan pengawasan terhadap kunjungan, sementara pelaku anak ditempatkan di ruangan khusus sesuai aturan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
sehari setelah penangkapan

Foto sejumlah orang disebut diambil saat mereka menjenguk pelaku kasus geng motor di Polsek Biringkanaya.

Kamis (8/10/2026)

Kapolsek Biringkanaya, Kompol Setiawan A. Malik, membenarkan foto yang beredar dan menjelaskan penempatan pelaku anak di ruangan khusus.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Foto sejumlah orang yang berpose di lokasi penahanan Polsek Biringkanaya viral dan menuai kecaman.
  • Who?
    Teman dan keluarga pelaku disebut berada dalam foto, sementara pelaku kasus geng motor merupakan anak di bawah umur.
  • Where?
    Foto tersebut diduga diambil di ruang tahanan Polsek Biringkanaya, Makassar.
  • When?
    Foto disebut diambil sehari setelah para pelaku ditangkap. Pernyataan Kapolsek disampaikan Kamis (8/10/2026).
  • Why?
    Orang-orang tersebut datang menjenguk pelaku kasus geng motor yang menewaskan warga Sudiang, Muhammad Akmal (24).
  • How?
    Polisi menempatkan pelaku anak di ruangan khusus dan meningkatkan pengawasan terhadap orang yang datang menjenguk.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Foto beberapa orang di Polsek Biringkanaya menjadi ramai karena mereka berpose saat menjenguk anak-anak yang ditangkap dalam kasus geng motor. Orang-orang itu disebut teman dan keluarga pelaku, bukan pelaku. Polisi bilang anak-anak itu ditempatkan di ruangan khusus. Sekarang penjagaan dan pengawasan saat ada yang menjenguk ditingkatkan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kepolisian memberikan klarifikasi bahwa orang-orang dalam foto merupakan teman dan keluarga, bukan pelaku. Polisi juga memastikan pelaku anak ditempatkan di ruangan khusus sesuai aturan serta meningkatkan pengawasan terhadap kunjungan. Langkah tersebut menunjukkan adanya penyesuaian penjagaan setelah foto dari lokasi penahanan beredar di media sosial.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Foto sejumlah orang yang berswafoto sambil berpose diduga dalam ruang tahanan Polsek Biringkanaya, Makassar, viral di media sosial. Foto tersebut diambil saat beberapa orang menjenguk pelaku kasus geng motor yang menewaskan warga Sudiang, Muhammad Akmal (24).

Dalam foto yang beredar, beberapa orang terlihat berpose dengan gaya metal dan mengacungkan dua jari. Sementara di samping mereka tampak seorang berkepala pelontos yang disebut sebagai salah satu pelaku kasus tersebut.

1. Dapat kecaman netizen

Barang bukti berupa senjata tajam dan anak panah atau busur disita dalam kasus geng motor di Makassar, Kamis (8/10/2026). IDN Times/Darsil Yahya

Foto itu menuai kecaman dari warganet. Mereka menilai aksi berswafoto dan berpose di lokasi penahanan tidak menunjukkan rasa empati terhadap korban maupun keluarganya.

Bahkan, sejumlah warganet meminta agar para pelaku yang terlibat dalam aksi geng motor tersebut dihukum berat.

"Miris ada orang tua juga ikut foto seperti tidak ada rasa khawatir terhadap anak-anak yang terlibat (geng motor)," tulis salah seorang warganet.

2. Polisi sebut foto diambil sehari setelah penangkapan

Kapolsek Biringkanaya, Kompol Setiawan A. Malik. IDN Times/Darsil Yahya

Kapolsek Biringkanaya, Kompol Setiawan A. Malik, membenarkan adanya foto yang beredar tersebut. Ia mengatakan foto itu diambil sehari setelah para pelaku ditangkap.

Menurutnya, para pelaku yang masih berstatus anak di bawah umur tidak ditempatkan bersama tahanan dewasa. Mereka juga ditempatkan di ruangan khusus sesuai aturan.

"Iya, jadi memang karena ini pelakunya anak-anak, kita amankan di ruangan khusus. Tidak bisa jadi satu di sel, memang aturannya seperti itu," kata Setiawan, Kamis (8/10/2026).

3. Orang yang berpose disebut teman dan keluarga pelaku

Ilustrasi Penjara. (IDN Times/Anjani Asra)

Terkait orang-orang yang terlihat berpose dalam foto, Setiawan menyebut mereka bukan pelaku. Mereka merupakan teman dan keluarga yang datang menjenguk.

"Ini teman sama keluarga," ujarnya.

Ia mengatakan pihak kepolisian juga telah berkomunikasi dengan keluarga terkait beredarnya foto tersebut untuk meminta klarifikasi.

"Kemudian adanya viral foto tersebut, kita juga sudah melakukan komunikasi dengan keluarganya untuk melakukan klarifikasi tentang foto itu," katanya.

4. Penjagaan di lokasi penahanan diperketat

Ilustrasi penjara (IDN Times/Istimewa)

Setiawan menegaskan pihaknya juga meningkatkan pengawasan terhadap orang-orang yang datang menjenguk para pelaku.

"Untuk penjagaan, orang yang akan membesuk itu memang kita tingkatkan," katanya.

Ia menjelaskan, secara aturan, keluarga maupun teman tetap diperbolehkan menjenguk pelaku selama mengikuti ketentuan yang berlaku.

"Kalau menjenguk boleh," ujarnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article